Rupiah Senin Sore Menguat Tipis Menjadi Rp12.270
Jakarta
(Antara) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada
Senin sore bergerak menguat tipis menjadi Rp12.270 dibanding sebelumnya di
posisi Rp12.274 per dolar AS.
"Rupiah masih
positif meski pergerakan pasar valas (valuta asing) domestik cenderung minim
transaksi menyusul liburan tahun baru menjelang 2014," ujar analis pasar
uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, Senin.
Menurut dia,
potensi rupiah untuk menguat masih terbuka seiring dengan suku bunga Bank
Indonesia (BI rate) yang cukup tinggi sehingga dapat menahan dana asing keluar
dari dalam negeri.
"BI rate yang
tinggi diharapkan dapat menahan tekanan mata uang domestik," ucap Rully. Ia mengatakan bahwa pada tahun 2014
mendatang likuiditas dolar AS akan semakin ketat seiring akan diberlakukannya
pemangkasan stimulus keuangan the Fed pada awal Januari, namun diharapkan
melalui kebijakan ekonomi pemerintah yang telah dikeluarkan beberapa pekan lalu
dapat berdampak positif bagi mata uang domestik.
Kepala Riset Monex
Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan optimistis pemulihan
berkelanjutan dalam ekonomi Amerika Serikat sehingga the Fed mengurangi
stimulus keuangannya akan mendorong dolar AS menguat.
"Tren dolar AS masih dalam
penguatan. Selama data AS terus positif mata uang Amerika Serikat terus mendapatkan
dukungan," kata dia.
Sementara itu,
kurs tengah Bank Indonesia pada hari Senin ini, tercatat mata uang rupiah
melemah menjadi Rp12.270 dibanding sebelumnya (27/12) di posisi Rp12.260 per
dolar AS.(tp)
Analisis: Nilai tukar rupiah senin sore kemarin menguat menjadi Rp12.270 dibanding sebelumnya berada di posisi Rp12.274 per dolar AS. Rupiah masih dimungkinkan menguat seiring dengan suku bunga BI Rate yang cukup tinggi sehingga dapat menahan dana asing keluar dari dalam negeeri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar