Sabtu, 04 April 2015

AKUNTANSI INTERNASIONAL BAB : 6

BAB 6 : TRANSLASI MATA UANG ASING
KELOMPOK 6
Nama :
1.    Riska Apriyani            (26211273)
2.    Nur Hikmah                (25211309)
3.    Sheva Fadillah Rizqi  (28211255)
4.    Siska Ferdiyanti          (26211788)
5.    Dewi Purnama Sari    (21211963)
6.    Puput Anggraini         (25211606)
7.    Niken Wulandari        (25211165)
Kelas 4EB19

DISKUSI

1.      Bedakan antara proses translasi mata uang asing dan proses konversi mata uang asing.
Jawab :
Translasi mata uang asing adalah Proses penyajian ulang informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Sedangkan konversi antar mata uang asing adalah pertukaran dari satu mata uang ke mata uang lain secara fisik.
Perbedaannya adalah, Translasi hanyalah perubahan satuan unit moneter, misalnya pada sebuah necara yang dinyatakan dalam pound Inggris disajikan ulang ke dalam nilai ekuivalen dolar AS. Tidak ada pertukaran fisik yang terjadi, dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi. Sedangkan konversi, memungkinkan adanya pertukaran fisik yang terjadi dan ada transaksi terkait yang terjadi.
Saldo-saldo dalam mata uang asing ditranslasikan menjadi nilai ekuivalen mata uang domestic berdasarkan kurs nilai tukar valuta asing yaitu harga satu unit suatu mata uang yang dinyatakan dalam mata uang lainnya. Mata uang Negara dagang utama dibeli dan dijual dalam pasar global. Dengan dihubungkan lewat jaringan telekomunikasi yang canggih, para pelaku pasar mencakup bank dan perantara mata uang lainnya, kalangan usaha, para individu, dan pedagang professional.
Transaksi mata uang asing terjadi pada pasar spot, forward, atau swap. Mata uang yang dibeli atau dijual pada spot umumnya harus dikirimkan secepatnya, yaitu dalam waktu 2 hari kerja. Kurs pasar spot dipengaruhi oleh banyak factor, termasuk perbedaan tingkat inflasi antar Negara, perbedaan suku bunga nasional dan ekspektasi terhadap arah nilai tukar di masa mendatang. Transaksi pada pasar forward adalah perjanjian untuk melakukan pertukaran suatu mata uang dengan jumlah tertentu ke dalam mata uang lain pada suatu tanggal di masa depan. Kuotasi pada pasar forward dinyatakan dengan diskonto atau premium dari kurs spot.
Transaksi swap melibatkan pembelian spot dan penjualan forward atau penjualan spot atau pembelian forward, atas suatu mata uang secara bersamaan. Investor sering memanfaatkan transaksi swap untuk mengambil keuntungan dari tingkat suku bunga yang lebih tinggi di suatu Negara asing, dalam kesempatan yang sama melindungi diri terhadap pergerakan yang tidak menguntungkan dari kurs nilai tukar valuta asing.
             ·            Contoh translasi : suatu Negara yang sebelumnya diekprasikan dalam pounds Inggris dapat disajikan dalam dollar AS yang ekuivalen. Proses penyajian kembali (restating) ini yang dinamakan translasi.
             ·            Contoh konversi : seorang warga Negara AS yang berlibur ke Indonesia akan mengkonversi dollar ke dalam rupiahjika ia akan membeli produk dijual di Indonesia yang dinyatakan dalam rupiah.

2.      Apakah perbedaan antara pasar spot, pasar forward, dan pasar swap? Gambarkan setiap deskripsi anda dan berilah contoh.
Jawab:
a.    Pasar Spot (Pasar Tunai)
Pasar spot adalah pasar yang memfasilitasitransaksi-transaksi nilai tukarberjalan suatu valuta, dimana komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan segera. Kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta. Transaksi spot terdiri dari transaksi valas yang biasanya selesai maksimal 2 hari kerja. Dalam pasar spot dibedakan atas 3 jenis transaksi, yaitu:
·         Cash, dimana pembayaran satu mata uamg dan pengiriman mata uang lain diselesaikan dalam hari yang sama.
·         Tom (kependekan dari tomorrow / besok), dimana pengiriman dilakukan pada hari berikutnya.
·         Spot, dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo 24 jam setelah perjanjian.
Contoh:
Pada tanggal 22 desember 2004 seorang ayah membutuhkan US$ 10.000 untuk uang saku anaknya yang akan sekolah di luar negeri, maka seorang ayah tersebut dapat menghubungi bank-bank devisa atau money changer untuk dapat mengetahui dan membuat kesepakatan selling price pada tanggal tersebut. Apabila telah tercapai kesepakatan selling price pada tanggal 22 desember 2004 adalah US$ 1 = Rp. 5.500, maka perhitungannya:
Jumlah rupiah yang dibutuhkan
 US$ yang dibutuhkan x Selling Price
= US$ 10.000 x Rp 5.500 = Rp 55.000.000
Maka untuk mendaparkan US$ 10.000 diperlukan Rp 55.000.000 yang harus diserahkan paling lambat tanggal 24 desember 2004. (2 x 24 jam)
b.    Pasar Forward adalah pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak forward mata uang. Kurs transaksi forward dimana akan diselesaikan telah ditentukan pada saat kedua belah pihak menyetujui kontrak untuk menjual dan membeli. Transaksi forward biasanya terjadi bila exportir, importir atau pelaku ekonomi lain terlibat dalam pasar valas harus membayar atau menerima sejumlah mata uang asing pada suatu tanggal tertentu di masa mendatang.
Contoh:
Apabila perusahaan akan membutuhkan 1.000.000 mark jerman , 90 hari dari sekarang untuk mengimpor barang dari jerman. Asumsikan bahwa perusahaan tersebut dapat langsung membeli mark jerman untuk pengiriman langsung yaitu dari pasar spot dengan kurs spot $ 0.50 per mark. Berdasarkan kurs spot ini maka perusahaan membutuhkan $ 50.000 ($0.50 permark x 1.000.0000) namun perusahaan belum memiliki dan saat ini juga untuk membeli mark perusahaan dapat menunggu 90 hari dan kemudian menukarkan US$ dengan mark menurut kurs yang berlaku saat itu, tapi perusahaan tidak mengetahui berapa kurs spot 90 hari dari seklarang. Maka dengan mengunci kurs, perusahaan tidak perlu khawatir dengan adanya perubahan kurs spot 90 hari ke depan.
c.    Transaksi Swap melibatkan pembelian spot dan penjualan spot atau pembelian forward atas suatu mata uang secara bersamaan. Investor sering memanfaatkan transaksi swap untuk mengambail keuntungan darai tiangkat suku bungan yang lebih tinggi di suatu negara asing, sembari dalam kesempatan yang sama melindungi diri terhadap pergerakan yang tidak menguntungkan dari kurs nilai tukar valuta asing.
Contoh:
Seandainya tinkat suku bunga di Amerika Serikat lebih tinggi dari di Swiss, maka para investor Swiss dapat membeli dolar pada pasar spot dan menginvestasikannya dalam surat berharga hutang yang berdenominasi dolar dengan pengembalian yang lebih tinggi, seperti surat treasuri AS 6 bulan,. Namun demikian, dengn melakuakan hal tersebut, investor Swiss tersebut akan kehilangan nilai relatifnya terhadap franc Swiss dalam perioade 6 bulan tersebut. Untuk melindungi diri dari kemungkinan ini, para investor Swiss secara bersamaan dapat menjual dolar yang mereka harapkan untuk di terima dalam 6 bulan dengan menggunakan kurs forward yang terjamin. Transaksi swap semacam itu akan berjalan baik apabila perbedaan suku bunga antara AS dan Swiss lebih besara dari pada diskonto kurs forward dolar ( yaitu perbedaan antara kurs spot dan kurs forward 6 bulan dolar). Seiring berjalannya waktu, para pedagang mata uang akan menghilangkan perbedaan ini, sehingga menimbulka paritas suku bunga.

3.      Apakah yang dimaksud dengan kurs saat ini, kurs historis, dan kurs rata-rata dalam konteks translasi mata uang Asing? Nilai tukar mana yang meningkatan keutungan dan kerugian translasi mata uang asing? Mana yang tidak?
Jawab:
·         Kurs kini (current) adalah kurs nilai tukar pada saat tanggal laporan keuangan.
·         Kurs historis adalah kurs nilai tukar pada saat suatu aktiva dalam mata uang asing pertama kali diperoleh atau ketika suatu kewajiban dalam mata uang asing pertama kali terjadi.
·         Kurs rata-rata adalah rata-rata sederhan atau tertimbang dari kurs nilai tukar kini atau kurs nilai tukar historis.
ΓΌ   Penggunaan kurs nilai tukar historis melindungi laporan keuangan dari keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing yaitu dari kenaikan atau penurunan dalam equivalen dolar saldo mata uang asing yang timbul dari fluktuasi kurs translasi antar periode pelaporan. Sedangkan pilihan kurs nilai tukar yang paling tepat tidak terlalu jelas karena setiap mata uang dalam suatu waktu dipengaruhi oleh beberapa jenis kurs nilai tukar.

4.      Apakah perbedaan antara keuntungan atau kerugian transaksi dengan keuntungan atau kerugian translasi mata uang asing?
Jawab:
Keuntungan dan kerugian translasi mencerminkan kenaikan dan penurunan ekuitas investasi asing dalam mata uang domestik dan harus diakui, sedangkan
Keuntungan dan kerugian transaksi timbul akibat selisih kurs. Keuntungan dan kerugian transaksi disajikan dalam lapora L/R tahun berjalan dalam pos keuntungan dan kerugian transaksi mata uang asing.

5.      Bandingkan dan bedakan gambaran mengenai metode translasi mata uang asing utama yang dibahas pada bab ini. Menurut anda metode mana yang paling bagus? Mengapa?
Jawab :
a)      Metode Nilai Tukar Tunggal (metode kurs saat ini)
Mengaplikasikan nilai tukar tunggal, harga penutupan, atau harga saat ini terhadap semua saham dan utang asing. Pendapatan dan beban mata uang asing secara umum ditranslasikan pada nilai tukar yang berlaku saat item tersebut diakui.

b)     Metode Nilai Tukar Ganda (mengombinasikan kurs saat ini dan kurs historis)
·         Metode current-noncurrent
Aset lancar dan kewajiban lancar ditranslasikan dengan kurs saat ini. Aset dan kewajiban tidak lancar ditranslasikan dengan kurs historis. Item-item laba rugi ditranslasikan pada aplikasi tingkat rata-rata operasional tiap bulan atau pada rata-rata dasar tambahan yang mencakup seluruh periode yang dilaporkan. Kelemahan : sering kali tidak sesuai dengan kenyataan dan definisi current dan non current merupakan klasifikasi bukan justifikasi konseptual pada nilai tukar yang digunakan dalam translasi mata uang asing.
·         Metode moneter-nonmoneter
Aset dan kewajiban moneter ditranslasikan dengan kurs saat ini dan dinilai sebagai risiko nilai tukar Item non moneter ditranslasikan dalam kurs historis. Kelemahan : moneter dan non moneter merupakan skema klasifikasi yang mengarah pada hasil yang kurang baik.
·         Metode temporal
Dengan menggunakan metode temporal, translasi mata uang merupakan proses konversi pengukuran atau penyajian ulang nilai tertentu. Metode tidak mengubah atribut suatu pos yang diukur, malainkan hanya mengubah unit pengukuran. Translasi saldo-saldo dalam mata uang asing menyebabkan pengukuran ulang denominasi pos-pos tersebut, tetapi bukan penilaian sesungguhnya.
Metode ini merupakan modifikasi dari metode moneter/non moneter. Perbedaannya, dalam metode moneter/non moneter, persediaan (inventory) selalu dikonversi dengan kurs histories. Sedang dalam metode temporal, persediaan umumnya dikonversi dengan kurs histories, namun bisa saja dikonversi dengan kurs saat ini apabila persediaan tersebut dicatat dalam neraca dengan nilai pasarnya. Secara teoritis, metode temporal lebih menekankan pada evalusai biaya (histories ataukah pasar).
·         Metode Current rate
Metode ini merupakan metode yang paling mudah karena semua pos neraca dan laba/rugi dikonversi dengan kurs saat ini. Metode ini direkomendasi oleh Ikatan Akuntan Inggris, Skotlandia, dan Wales, serta secara luas digunakan oleh perusahaan-perusahaan Inggris. Dengan metode ini, bila asset yang didenominasi dalam valas melebihi kewajiban dalam valas, suatu devalusai akan menghasilkan kerugian. Variasi dari metode ini adalah mengkonversi semua asset dan kewajiban, kecuali asset tetap bersih yang dinyatakan dengan kurs saat ini.

6.      Pada kondisi seperti apa yang cocok menggunakan metode translasi mata uang asing mata uang kurs sementara. Pada kondisi seperti apa yang cocok menggunakan metode kurs saat ini ?
Jawab :
Berdasarkan pertanyaan diatas:
Terdapat tiga pendekatan translasi mata uang asing , yaitu:
·         Metode kurs historis
·         Metode kurs saat ini
·         Tidak ada translasi mata uang asing sama sekali
Pembukuan translasi mata uang asing
Metode translasi mata uang asing dengan kurs saat ini merupakan translasi mata uang asing langsung (penyajian ulang) dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Tidak ada perubahan dalam dasar akuntansi; hanya bentuk presentasinya saja yang berubah. Metode kurs saat ini akan sesuai jika translasi mata uang asing anak perusahaan asing tetap menggunakan mata uang lokal sebagai unit perhitungan; yaitu saat perusahaan asing dilihat dari prespektif lokal (kebalikan dari induk perusahaan). Translasi matauang asing pada kurs saat ini tidak mengubah dasar hubungan (seperti rasio keuangan) dalam laporan dalam mata uang asing, karena semua neraca pembukuan dikalikan oleh sebuah konstanta. Pendekatan tersebut juga berguna saat pembukuan perusahaan independen ditranslasikan untuk memudahkan pemegang saham asing atau kelompok pengguna eksternal lainnya.
Metode kurs saat ini juga sesuai saat akun penyesuian level harga ditranslasikan terhadap mata uang lain. Jika penyesuaian level-harga konsisten dibuat dalam sejumlah akun dan jika perubahan level-harga mata uang domestik sangat direfleksikan dengan pergerakan nilai tukar mata uang asing, serta kurs saat ini yang digunakan dalam translasi mata uang asing data akan menghasilkan hasil yang dapat dibandingkan dengan mentranslasikan harga perolehan dengan metode kurs historis.

7.      Pada kondisi bagaimana translasi mata uang asing memengaruhi inflasi asing?
Jawab :
Penggunaan kurs kini untuk mentranslasikan biaya perolehan aktiva non-moneter yang berlokasi di lingkungan berinflasi pada akhirnya akan menimbulkan nilai ekuivalen dalam mata uang domestik yang jauh lebih rendah daripada dasar pengukuran awalnya. Pada saat yang bersamaan, laba yang ditranslasikan akan jauh lebih besar sehubungan dengan beban depresisasi yang juga lebih rendah. Hasil translasi seperti itu dengan mudah dapat lebih menyesatkan pembaca ketika memberikan informasi kepada pembaca. Penilaian dolar yang lebih rendah biasanya merendahkan kekuatan laba akutal dari aktiva luar negeri yang didukung oleh inflasi lokal dan rasio pengembalian atas investasi yang terpengaruh inflasi di suatu operasi luar negeri dapat menciptakan harapan yang palsu atas keuntungan masa depan.
FASB menolak penyesuaian inflasi sebelum proses translasi, karena penyesuaian tersebut tidak konsisten dengan kerangka dasar penilaian biaya historis yang digunakan dalam laporan keuangan dasar di AS. Sebagai solusi FAS No 52 mewajibkan penggunaan dolar AS sebagai mata uang fungsional untuk operasi luar negeri yang berdomisili dilingkungan dengan hiperinflasi. Prosedur ini akan mempertahankan nilai konstan ekuivalen dolar aktiva dalam mata uang asing, karena aktiva tersebut akan ditranslasikan menurut kurs historis. Pembebanan kerugian translasi atas aktiva tetap dalam mata uang asing terhadap ekuitas pemegang saham akan menimbulkan pengaruh yang signifikan terhadap rasio keuangan. Masalah translasi mata uang asing tidak dapat dipisahkan dari masalah akuntansi untuk inflasi asing.

LATIHAN

1.      Asumsikan bahwa teman bisnis anda melaporkan pendapatan penjualan sebesar 250 juta yen. Berdasarkan pada tampilan 6-1, translasikan pendapatan ini ke dalam dolar AS menggunakan nilai tukar bid spot secara langsung. Lakukan juga dengan spot tidak langsung.
Jawab :
Transaksi langsung, kurs menetapkan jumlah unit mata uang domestik yang dibutuhkan untuk mendapatkan unit mata uang asing.
=  250.000.000 Yen x  $ 0, 0085535
=  $ 2. 138.375
Sedangkan Transaksi tidak Langsung, harga satu buah unit mata uang domestik dalam mata uang asing.
=  250.000.000 Yen / 116,91 Yen
=  2.138.397 Yen

2.      Berdasarkan tampilan 6-1 dan informasi yang tersedia, dapatkah anda menghitung cross spot rate (nilai tukar yang dihitung dari dua nilai tukar lainnya) antara euro dan poundsterling?
Jawab :
Cross Spot Rate atau kurs silang dihitung atas dasar kurs tengah yang berlaku.
Cross Spot Rate / Euro :
=  JPY 1 / 116,88 x  1,32535 / 1 Euro
=  JPY 154,90 / Euro
·         ( 116,86 + 116,91) / 2  = 116,88 Yen
·         ( 1,3251 + 1,3256 ) / 2 = 1,32535 Euro

Cross Spot Rate / Poundsterling :
=  JPY 1 / 116,88 x 1,95875 / 1 Poundsterling
=  JPY 228, 938 / Poundsterling
·         ( 116,86 + 116,91) / 2  = 116,88 Yen
·         ( 1,9585 + 1,9590 ) / 2 = 1,95875 Poundsterling

3.      Sydney Corporation,perusahaan multiasional yang berbasis di Australia, meminjam 10 juta euro dari kreditor Jerman pada awal tahun saa nilai tukar mata uang EUR0,60 = AUD1. Sebelum melunasi pinjaman satu tahun tersebut, Sydney Corporation mempelajari bahwa dolar Australia melemah terhadap EUR0,55 = AUD1. Juga menemukan bahwa anak perusahaannya di Frankfrut memiliki posisi aset bersi EUR30.000.000, yang akan menghasilkan keuntungan translasi mata uang asing dengan konsolidasi. Keuntungan dan kerugian apa yang akan dilaporkan dalam laba-rugi gabungan jika :
a)      Euro merupakan mata uang fungsional dalam operasional perusahaan asing
b)      Dolar Australia adalah mata uang fungsional dalam operasional perusahaan asing
Jawab :
a)      Jika mata uang fungsional adalah Euro maka mengalami keuntungan di Frankfrut. Dalam situasi ini, laporan keuangan pertama-tama disajikan ulang dari mata uang lokal ke dalam mata uang fungsionalnya (metode temporal) dan kemudian ditranslasikan ke dalam Euro dengan menggunakan metode kurs kini.Pengecualian atas metode kurs kini adalah untuk anak perusahaan yang berlokasi di tempat-tempat yang memiliki tingkat inflasi kumulatif selama tiga tahun berturut-turut sebelumnya yang melebihi 100 persen. Dalam kondisi hiperinflasi seperti itu mata uang yang lebih kuatdianggap sebagai mata uang fungsional
b)      Jika mata uang fungsional adalah Dolar Australia maka mengalami kerugian karena standar australia mengharuskan penilaian kembali aktiva tidak lancar nonmoneter untuk anak perusahaan di negara-negara berinflasi tinggi sebelum dilakukan translasi. Keuntungan atau kerugian translasi yang timbul diungkapkan sebagai komponen terpisah dalam ekuitas konsolidasi. Hal ini mempertahankan rasio laporan keuangan jika dihitung dari laporan keuangan dalam mata uang lokal.Penyesuaian nilai tukar ini tidak akan masuk ke dalam laporan laba rugi hingga operasi luar negeri tersebut dijual atau nilai investasinya dianggap telah hilang secara permanen.


4.      Shanghai Corporation, usaha manufaktur gabungan AS di china, memiliki neraca seperti di bawah ini. Nilai tukar adalah $0,12 = CNY1.
Neraca Shanghai Corporation (000’s)

Aset

Utang dan Ekuitas Pemilik

Kas
CNY   5.000
Utang Dagang
CNY   21.000
Piutang Dagang
        14.000
Utang Jangka Dagang
          27.000
Persediaan (nilai= 24.00)
        22.000


Aset tetap bersih
        39.000

Ekuitas pemegang saham
          32.000
Total Aset
CNY 80.000
Total utang dan SE
CNY   80.000
Diminta :
a.       Translasikan neraca dolar China pada  Shanghai Corporation kedalam dolar AS, pada nilai tukar $0,12 = CNY1. Seluruh akun moneter di neraca Shanghai yang menggunakan yuan Cina.
b.      Asumsikan bahwa yuan Cina dari $0,12 = CNY1 untuk $0,15 = CNY1. Efek translasi apa yang akan muncul jika neraca Shanghai ditranslasikan dengan metode current-noncurrent? Dengan metode moneter-nonmoneter ?
c.       Asumsikan bahwa yuan China melemah dari $0,12 = CNY1 menjadi $0,09 = CNY1. Efek translasi mata uang asing apa yang akan muncul pada kedua metode translasi mata uang asing tersebut?
Jawab  :


a.        
Aset
Mata Uang Asing
Kurs Translasi
Padanan Dolar
Kas
Piutang Dagang
Persediaan
Aset Tetap
  Total
 Utang dan Ekuitas Pemilik
Utang Dagang
Utang Jangka Panjang
Ekuitas Pemegang Saham
  Total


CNY  5.000
         14.000
         22.000
         39.000
CNY 80.000

CNY 21.000
          27.000
          32.000
CNY 80.000
$ 0,12
   0,12
   0,12
   0,12


$ 0,12
   0,12
   0,12
$   600
   1.680
   2.640
   4.680
$ 9.600

$ 2.520
   3.240
   3.840
$ 9.600

b.       
Aset
CNY
($0,12=CNY 1)
Current Asset
Current non current
Moneter-nonmoneter
Kas
Piutang Dagang
Persediaan
Aset Tetap
  Total
Utang dan   Ekuitas Pemilik
Utang Dagang
Utang Jangka Panjang
Ekuitas Pemegang Saham
  Total
5.000
14.000
22.000
39.000
80.000


21.000
27.000

32.000

80.000
$   600
   1.680
   2.640
   4.680
   9.600


$ 2.520
   3.240
 
   3.840

   9.600
$   750
   2.100
   3.300
   5.850
  12.000


$ 3.150
   4.050

   4.800

  12.000
$   750
   2.100
   3.300
   5.850
  12.000


$ 3.150
   4.050

   4.800

  12.000
$   750
   2.100
   3.300
   5.850
  12.000


$ 3.150
   4.050

   4.800

  12.000


d.      Efek translasi mata uang asing melemah,karena maengalami penurunan dari $0,12 menjadi 0,09

5.      Neraca awal perusahaan yang memiliki 100 persen saham anak perusahaan asing terdiri atas dua akun seperti berikut: Kurs mana kurs  saat ini , kurs historis, atau kurs rata-rata yang akan digunakan untuk mentranlasikan akun tersebut terhadap mata uang induk perusahaan dengan asumsi bahwa mata uang asing adalah mata uang fungsional? Kurs manakah yang akan digunakan jika mata uang induk perusahaan adalah mata uang fungsional?
Jawab:
Translasi saat Mata Uang Asing adalah Mata Uang Fungsional
     Usaha gabungan asing mungkin akan tetap mencatat pembukuannya dalam satu mata uang asing saat mata uang fungsionalnya adalah mata uang asing lain. Dalam situasi ini, laporan keuangan akan dihitung ulang dari mata uang lokal ke dalam mata uang fungsional (metode kurs sementara) lalu ditranslasikan ke dalam dalam AS. menggunakan metode kurs saat ini.

Translasikan saat Mata Uang Induk Perusahaan adalah Mata Uang Fungsional
     Saat mata uang induk perusahaan adalah mata uang fungsional asing gabungan, laporan keuangan mata uang asing tersebut akan dihitung terhadap dolar menggunakan metode kurs sementara. Seluruh keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing muncul dari proses translasi mata uang asing dimasukkan dalam perhitungan current-period income.

6.      Lihatlah kembali laporan laba-rugi milik Alcan pada halaman pertama bab ini dengan catatan, lalu jawablah pertanyaan berikut ini :
a.       Efek mata uang mana yang dijelaskan dalam tiga pargfar Alcan yang mempengaruhi arus kas dan bagaimana ?
b.      Metode translasi mata uang asing mana yang digunakan Alcan
c.       Sekarang anda mengerti mengenai dasar penyesuaian mata uang asing, penyusuaian seperti apa yang akan anda gunakan dalam mendaptkan keuntungan pada Alcan dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi pola pengungkapan laba ?
Jawab :
a.       Dari paragraf tersebut penjelasan laporan perusahaan yang memperlihatkan beberapa cara diambil Alcan dalam melaporkan proforma perusahaan yang lebih memilih untuk menggunakan dollar AS dalam laporannya karena terpengaruh oleh mata uang asing.
b.      Metode translasi yang di gunakan adalah Metode Kurs saat ini.
c.       Menurut kami, Sebaiknya menggunakan Metode Kurs Historis. Kurs Historis adalah kurs nilai tukar pada saat suatu aktiva dalam mata uang asing pertama kali diperoleh atau ketika suatu kewajiban dalam mata uang asing pertama kali terjadi.


Kasus 6-1 perusahaan Regents

Perusahaan regents baru saja mendapatkan anak perusahaan manufaktur AS yang berlokasi di pinggiran kota London. Pada dasarnya mereka hanya menjual produk mereka di inggris, yang penjualannya ditagihkan dalam poundsterling dan harga dihitung dengan kondisi kompetitif lokal. Beban (buruh, bahan mentah, dan biaya produksi lainnya) sebagaian besar lokal, walaupun kuantitas kmponen yang signifikan sekarang diimpor melalui induk perusahaan AS. Pembiayaan sebagaian menggunakan dolar AS yang disediakan oleh induk perusahaan.
            Manajemen kantor pusat harus memutuskan penggunaan mata uang fungsinal untuk operasional perusahaan di London : Apakah akan menggunakan dolar AS atau poundstreling inggris ? anda diminta untuk memberikan saran kepada manajemen mengenai penggunaan mata uang yang tepat dan efek relatifnya ke laporan keuangan. Persiapkan laporan yang mendukung rekomendasi anda dan identifikasi setiap kebijakan yang digunakan dalam analisis anda.
            Tampilan 6-1 memberikan perbandingan neraca Regents Corporations pada 31 Desember 20X7 dan 20X8, dan Laporan laba-rugi akhir tahun pada 31 Desember 20X8. Laporan yang digunakan di AS biasanya menggunakan prinsip akuntasi yang menggunakan translasi terhadap dolar.
Neraca
12/31/X7
12/31/X8
Aset
   Kas
   Piutang Dagang
   Persediaan (FIFO)
   Aset Tetap
   Akumulasi Penyusutan
Harta tidak berwujud (hak paten)
   Total
Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham
    Utang dagang
    Utang pada induk perusahaan
    Utang jangka pajang
    Pajak tangguhan
    Saham biasa
    Laba ditahan
    Total
Laporan Laba-Rugi yang berakhir pada 12/31/X8
Penjualan
Beban
     Biaya penjualan
     Administratif dan umum
     Depresiasi
     Bunga
Laba operasional
Keuntungan (kerugian) transaksi
Pendapatan sebelum pajak
Pajak pendapatan kini
Ditangguhkan
Pendapatan bersih
Laba ditahan pada 12/31/X7 (sisa)

Dividen
Laba ditahan pada 12/31/X8

£ 1.000
   2.890
   3.040
   4.400
    (420)

£ 10.970

£ 1.610
   1.800
   4.500
        80
   1.500
   1.480
£ 10.970



£ 11.300
     1.600
        300
        480



     £ 670
          40


£ 1.150
    3.100
    3.430
    4.900
     (720)
        70
£ 11.930

£ 1.385
    1.310
    4.000
       120
    1.500
    3.615
£ 11.930

£ 16.700




   13.680
£   3.020
        125
£   3.145

         710
£   2.435
     1.480
     3. 915
           00
£    3.615

Informasi dan data tambahan nilai tukar :
1.      Nilai Tukar :
a.       31 Desember 20X7                      $1,80 = £1
b.      31 Desember 20X8                      $1,90 = £1
c.       Rata – rata 20X8              $1,86 = £1
d.      Rata- rata pada ¼ 20X7   $1,78 = £1
e.       Rata- rata pada ¼ 20X8   $1,88 = £1
2.      Saham biasa yang diterima, utang jangka panjang yang diterbitkan, dan aset tetap asli yang dibeli saat kurs nilai tukar $1,70 = £1.
3.      Akun utang pada induk perusahaan dihitung menggunakan dolar AS.
4.      Kurs nilai tukar saat aset tak berwujud (hak paten) didapatkan dan pembelian aset tetap tambahan sebesar $1,82 = £1.
5.      Pembelian dan deviden yang terjadi sepanjang 20X8.
6.      Beban depresiasi £300 untuk 20X8, £20 berubungan dengan pembelian aset tetap selama 20X8.
7.      Pajak tangguhan ditranslasikan dengan dengan kurs saat ini.
8.      Persediaan cukup untuk produksi sekitar 3 bulan.

Jawab :
METODE KURS SAAT INI

Neraca
Mata Uang Asing
Nilai
Tukar
Pendanaan
Dollar
Akun Neraca
Aset
   Kas
   Piutang Dagang
   Persediaan (FIFO)
   Aset Tetap
   Akumulasi Penyusutan
Harta tidak berwujud (hak paten)
   Total
Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham
    Utang dagang
    Utang pada induk perusahaan
    Utang jangka pajang
    Pajak tangguhan
    Saham biasa
    Laba ditahan
    Penyesuaian translasi mata uang asing
    Total
Akun Laporan Penghasilan
     Penjualan
     Beban
     Biaya penjualan
     Administratif dan umum
     Depresiasi
     Bunga
     Laba operasional
     Keuntungan (kerugian) transaksi
Pendapatan sebelum pajak
Pajak pendapatan kini
Ditangguhkan
Pendapatan bersih
Laba ditahan pada 12/31/X7 (sisa)

Dividen
Laba ditahan pada 12/31/X8


£ 1.150
3.100
3.430
4.900
(720)
70
£ 11.930

£ 1.385
1.310
4.000
120
1.500
3.615
-
£ 11.930

£ 16.700

(11.300)
(1.600)
(300)
(480)
£ 3.020
125
£ 3.145
(670)
(40)
£ 2.435
1.480
3. 915
(300)
£ 3.615


$ 1,90
   1,90
1,88
1,70

1,82


$ 1,90
1,90
1,70
1,90
1,70
a
b


$ 1,86

1,86
1.86
1,86
1,86


1,90





1,86



   $ 2.185
5.890
6.448
8.330
720
127
£ 23.700

$ 2.362
2.489
6.800
228
2.550
6.796
-
$ 21.225

$ 31.062

(21.018)
(2.976)
(558)
(892)
$ 5.618
125
$ 5.743
(670)
(40)
$ 5.033
1.465
6.498
(558)
$ 5.940




Kasus 6 – 2                   Mengatur Investasi Lepas Pantai (Offshore): Mata Uang Siapa?
Offshore Investment Fund (OIF)  bergerak di Fairfield, Connecticut, yang hanya bertujuan untuk memberikan jalan bagi para pemegang saham AS untuk ber investasi dalam sekuritas Spanyol. Dana yang digunakan terdaftar dalam New York Stock Exchange (bursa saham New York). Perwakilannya adalah Shandy Rest Bank and Trust Company of Connecticut (“Shady Rest”), yang menjaga pembukuan dana. Pertanyaan untuk mata uang mana yang akan digunakan yang langsung muncul. Shady rest telah mempersiapkan buku neracanya dalam satuan euro, karena dananya merupakan dana negara yang ditanamkan hanya untuk sekuritas yang didaftarkan pada Madrid Stock Exchange, Sesudah itu, auditor keuangan menyatakan bahwa menurut mereka, mata uang fungsional haruslah dolar AS. Kasus ini didasarkan pada kejadian nyata. Nama –nama dan negara asal telah diganti.

PENGARUH KEPUTUSAN
Keputusan untuk menggunakan dollar AS sebagai mata uang fungsional untuk keuangan  menciptakan kebingungan manajerial yang besar. Memang, pekerjaan penulisan ulang dan pengerjaan ulang transaksi akuntansi merupakan tugas yang sangat besar menghambat publikasi laporan tahunan. Konsep mata uang fungsional merupakan sebuah konsep asing di Spanyol, dan  pengaruh dari pilihan mata uang fungsional tidak jelas bagi para manajer. Akibatnya, tidak sampai bulan November mereka akhirnya mulai merasakan pengaruh pilihan mata uang pada hasil – hasil keuangan.
Kesulitan lain yang disebabkan oleh pilihan mata uang adalah :
a.       Shady Rest, dengan sekitar $300 milliar dalam berbagai bentuk dana di manajemen, masih belum mengembangkan sistem akuntansi multi – mata uang yang memadai. Sedangkan akuntansi untuk akusisi sekuritas biasanya akan dicatat dalam sebuah  masukan pembukuan sederhana, 3 masukannya diperlukan saat ini. Selain itu, pembayaran untuk pembelian sendiri bisa memengaruhi laporan laba – rugi pada periode yang sedang berjalan.
b.      Masalah – masalah yang lebih serius yang berhubungan dengan operasi harian. Ketika sebuah transaksi dilakukan, manajer keuangan tidak mengetahui pengaruh keuangannya. Sebagai contoh, selama tahun pertama operasi, manajer keuangan yakin bahwa penjualan portofolio telah menghasilkan keuntungan lebih dari $1 juta. Ketika penjualan akhirnya muncul di laporan, keuntungan transaksi tertutup oleh kerugian mata uang sebesar $7 juta!

PERTIMBANGAN UNTUK MEMILIH DOLAR SEBAGAI MATA UANG FUNGSIONAL
Para auditor memberikan pertimbangan berikut untuk memilih dolar sebagai mata uang fungsional :
  • a.       Penggunaan di Amerika Serikat
  • b.      Didanai dengan modal pemegang saham AS
  • c.       Dividen  ditentukan  dan dibayarkan dalam dolar AS
  • d.      Pelaporan keuangan menurut  GAAP AS. Dan dalam dolar AS
  • e.       Pembayaran administrasi dan laporan dihitung dalam aset bersih AS. Dan di bayarkan dalam dolar AS
  • f.       Sebagian besar beban terjadi dan dibayarkan dalam dolar AS.
  • g.      Catatan akuntansi disimpan dalam dolar AS
  • h.      Terkena pajak AS, SEC, dan regulasi Exchange Act tahun 1940

Oleh karena keuangan diatur untuk diinvestasikan di spanyol, dianggap bahwa pemegang saham amerika serikat tertarik dalam pengaruh perubahan tingkat translasi pada arus kas dan ekuitas dana, yaitu, pemegang saham tidak berinvestasi disekuritas spanyol hanya karena hasil-hasil yang menarik, tapi juga karena memainkan permainan mata uang yang akan langsung memengaruhi pengukuran arus kas dan ekuitas.
SUDUT PANDANG MANAJEMEN
Pihak manajemen tidak setuju dengan para auditor. Berikut ini adalah bantahannya:
  • a.     Penggabungan di amerika serikat dengan pemegang saham amerika serikat. FAS 52 jelas – jelas menyatakan bahwa mata uang fungsional harus ditentukan oleh “ lingkungan ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi alih – alih oleh rincian teknis penggabungan”. Dengan cara yang sama. FAS 52 tidak menyatakan fakta bahwa perusahaan dimiliki pemegang saham AS dan membayarkan dividen dalam dolar AS yang relevan. Sebenarnya, FAS 52 lebih mengkhawatirkan regulasinya sendiri dengan perusahaan dan manajemennya alih –alih pemegang sahamnya.
  • b.  Pelaporan keuangan dalam dolar AS menurut GAAP AS. Para auditor gagal membedakan pelaporan antara mata uang dan mata uang fungsional. Jelas bahwa dolar AS harus menjadi mata uang untuk pelaporan, tapi hal itu saja tidak berarti bahwa dolar AS merupakan matauang fungsional.
  • c.       Pembayaran bbeban tertentu dlaam dolar. Pembayaran beban dalam dolar AS bekanlah alasan untuk menjadikan sebagai mata uang fungsional. Sementara beban yang bernilai $8 juta untuk tahun 20X7 terjadi dalam dolar AS, pendapatan lebih dari $100 juta didapatkan dalam euro.
  • d.     Pajak AS dan Regulasi SEC. Pertimbangan ini relevan untuk mata uang pelaporan, buakan mata fungsional.

Argumen yang menentukan terhadap penggunaan dolar sebagai mata uang fungsional adalah bahwa dengan melakukannya tidak memberikan informasi yang dalam bahasa FAS 52 “ secara umum sesuai dengan pengaruh ekonomi yang di harapkan akibat perubahan nilai tukar pada arus kas dan ekuitas suatu perusahaan”. Secara khusus, arus kas yang berasal dari kegiatan operasi dari dana sepenuhnya terletak di spanyol setelah transfer awal dana yang dikeluarkan oleh modal dikumpulkan. Dana digunakan untuk membeli dan menjual investasi di Spanyol, dan menerima semua pendapatan dari Spanyol. Jika maa uang fungsionalnya menggunakan euro, fluktuasi mata uang yang di capai hanya diakui ketika uangnya dikembalikan ke Amerika serikat. Praktik yang ada dalam “merealisasikan” laba atau kerugian transaksi ketika, sebagai contoh, kas di Spanyol ditraslasikan untuk investasi yang beli di Spanyol akan salah dan menyesatkan.
            Ambil sebuah contoh. Anggaplah perusahaan menanamkan EUR100.000.000 disebuah bank Spanyol ketika nilai tukarnya adalah EUR1 =$0,8496. Satu minggu kemudian, ketika nilai tukarnya adalah EUR1 = $0,8393, mereka membeli dan membayarkan sebuah investasi sebesar EUR100.000.000, yang dicairkan pada hari yang sama, memutuskan bahwa investasinya tidak bijaksana. Dengan mengabaikan biaya transaksi, mereka memiliki EUR100.000.000 di Madrid pada awal dan akhir minggu. Jika mata uang fungsionalnya adalah euro, tidak ada laba atau rugi yang tidak terealisasikan. Namun, translasi ke dolar menyebabkan kerugian mata uang sebesar $1.030.000, yang hanya akan dicapai ketika jumlahnya dikembalikan ke Amerika Serikat. Hal ini dapat disamakan dengan pembelian saham yang kemudian harganya jatuh. Jika dolar AS merupakan mata uang fungsional, transaksinya akan berakhir dengan kerugian terealisasi sebesar $1.030.000. Hasil ini tidak masuk akal menurut pandangan arus kas mana pun; sebenarnya, hal ini menggaris bawahi bahwa, dengan tujuan mereka, pengaruh pada laba rugi yang dilaporkan dengan menggunakan dolar AS sebagai mata uang fungsional sangat tidak masuk akal.
            Nilai aset bersih di tentukan setiap minggu dalam dolar AS, dan dilaporkan pada pemegang saham dalam dolar AS. Hal ini sepenuhnya sesuai dengan menggunakan dolar AS sebagai mata unag pelaporan yang tepat. Dengan menggunakan dolar sebagai mata uang fungsional menyatakan bahwa ada pilihan yang realistis dan praktis pada setiap transaksi pegerakan antara dolar dan euro. Anggapan ini sangat salah; dana hanya akan mengembalikan modal dasarnya dalam dua kondisi : (1) likuidasi atau (2) sebagai sebuah cara sementara jika hasil Spanyol turun di bawah hasil AS.

DORONGAN UMUM TENTANG FAS 52
            Bahasa FAS 52 menunjukan bahwa penulisnya tidak menuliskan dengan referensi langsung pada situasi seperti pada Offshore Investment Fund, yang merupakan, sebuah perusahaan yang menambahkan uang untuk tujuan tunggal menanamkannya di negara lain. FAS 52 nampaknya di tulis dari sudut pandang perusahaan operasional besar yang memiliki cabang operasional yang terpisah dan jauh.
            FAS 52 menegaskan mata uang fungsional dari sebuah entitas sebagai mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas tersebut beroperasi. Anggaplah yayasan tersebut digabungkan di Malta dan sebagai sebuah entitas terpisah, meminjam dana dari induk perusahaan di AS, penggunaan mata uang setempat akan terjadi dengan sendirinya. Jika hakikatnya adalah untuk menang atas bentuk, seseorang harus menyimpulakan bahwa euro harus tetap digunakan.
            Paragraf 6 dari FAS 52 menyatakan “untuk sebuah entitas dengan operasi yang mandiri dan berada dalam sebuah negara tertentu, mata uang fungsional biasanya adalah mata uang negara tersebut”. Pernyataan ini memperkuat aspek operasional yang mengatur pemilihan mata uang fungsional; sangat salah untuk menyangkal bahwa operasi yayasan dilakukan dimana saja di Spanyol.
            Paragraf 8 memperkuat anggapan bahwa “ penilaian manajemen akan diperlukan untuk menentukan mata uang fungsional dimana hasil-hasil keuangan dan hubungan diukur dengan tingkat relevansi dan reliabilitas tertinggi”.
            Yang terakhir, paragraf 80 dan 81 menarik perbedaan yang sangat jelas yang memperkuat anggapan kita (manajemen). Paragraf 80 berisi :
            Pada kelas pertama adalah operasi yang mandiri dan berada dalam sebuah negara atau lingkungan ekonomi tertentu. Operasi harian tidak bergantung pada lingkungan ekonomi dari mata uang fungsional induk perusahaan; operasi asing hanya menghasilkan dan membelanjakan mata uang asing. Arus kas bersih mata uang asing yang dihasikannya bisa diinvestasikan kembali dan diubah serta diberikan kepada induk perusahaan. Untuk kelas ini, mata uang asing merupakan mata uang fungsional.
            Definisi ini harus dibandingkan dengan paragraf 81, yang menyatakan :
            Pada kelas kedua, operasi harian bergantung pada lingkungan ekonomi mata uang induk perusahaan, dan perubahan pada pengaruh langsung aset dan kewajiaban individu dari entitas asing pada arus kas induk perusahaan dalam mata uang induk perusahaan . Untuk kelas ini, dolar AS merupakan mata uang fungsional.
            Karena tujuan pendanaan negara tunggal adalah untuk menciptakan entitas-entitas kelas pertama alih-alih kelas kedua, paragraf 80 dengan tepat menjelaskan operasi Overseas Invesrment Fund.
Diminta :
  1. Berdasarkan argumen-argumen yang ada, menurut anda apa yang harus menjadi mata uang fungsional dalam kasus ini ?
Jawab :
·         Translasi mata uang asing:
Proses penjabaran jumlah atau hitungan menggunakan satu mata uang yang dipilih oleh nilai tukar antara dua mata uang.
·         Mata uang fungsional :
Mata uang utama yang digunakan dalam bisnis dan penghasilan serta penyimpanan uang. Biasanya mata uang satu negara yang dijadikan sebuah acuan dimana diatur dalam buku arsip.


Jadi , berdasarkan argumen-argumen yang ada di atas , menurut kami yang harus menjadi mata uang fungsional dalam kasus ini adalah  dollar AS karena dana yang digunakan terdaftar dalam New York Stock Exchange(bursa saham New York).