BAB 6 : TRANSLASI MATA UANG ASING
KELOMPOK 6
Nama :
1. Riska Apriyani (26211273)
2. Nur Hikmah (25211309)
3. Sheva Fadillah Rizqi (28211255)
4. Siska Ferdiyanti (26211788)
5. Dewi Purnama Sari (21211963)
6. Puput Anggraini (25211606)
7. Niken Wulandari (25211165)
Kelas 4EB19
DISKUSI
1. Bedakan antara proses translasi mata uang
asing dan proses konversi mata uang asing.
Jawab
:
Translasi mata uang asing adalah Proses
penyajian ulang informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya.
Sedangkan konversi antar mata uang asing
adalah pertukaran dari satu mata uang ke mata uang lain secara fisik.
Perbedaannya
adalah, Translasi hanyalah perubahan satuan unit moneter, misalnya pada sebuah
necara yang dinyatakan dalam pound Inggris disajikan ulang ke dalam nilai
ekuivalen dolar AS. Tidak ada pertukaran fisik yang terjadi, dan tidak ada
transaksi terkait yang terjadi. Sedangkan konversi, memungkinkan adanya
pertukaran fisik yang terjadi dan ada transaksi terkait yang terjadi.
Saldo-saldo
dalam mata uang asing ditranslasikan menjadi nilai ekuivalen mata uang domestic
berdasarkan kurs nilai tukar valuta asing yaitu harga satu unit suatu mata uang
yang dinyatakan dalam mata uang lainnya. Mata uang Negara dagang utama dibeli
dan dijual dalam pasar global. Dengan dihubungkan lewat jaringan telekomunikasi
yang canggih, para pelaku pasar mencakup bank dan perantara mata uang lainnya,
kalangan usaha, para individu, dan pedagang professional.
Transaksi
mata uang asing terjadi pada pasar spot, forward, atau swap. Mata uang yang
dibeli atau dijual pada spot umumnya harus dikirimkan secepatnya, yaitu dalam
waktu 2 hari kerja. Kurs pasar spot dipengaruhi oleh banyak factor, termasuk
perbedaan tingkat inflasi antar Negara, perbedaan suku bunga nasional dan
ekspektasi terhadap arah nilai tukar di masa mendatang. Transaksi pada pasar
forward adalah perjanjian untuk melakukan pertukaran suatu mata uang dengan
jumlah tertentu ke dalam mata uang lain pada suatu tanggal di masa depan.
Kuotasi pada pasar forward dinyatakan dengan diskonto atau premium dari kurs
spot.
Transaksi
swap melibatkan pembelian spot dan penjualan forward atau penjualan spot atau
pembelian forward, atas suatu mata uang secara bersamaan. Investor sering
memanfaatkan transaksi swap untuk mengambil keuntungan dari tingkat suku bunga
yang lebih tinggi di suatu Negara asing, dalam kesempatan yang sama melindungi
diri terhadap pergerakan yang tidak menguntungkan dari kurs nilai tukar valuta
asing.
·
Contoh translasi : suatu Negara yang sebelumnya
diekprasikan dalam pounds Inggris dapat disajikan dalam dollar AS yang
ekuivalen. Proses penyajian kembali (restating) ini yang dinamakan translasi.
·
Contoh konversi : seorang warga Negara AS yang
berlibur ke Indonesia akan mengkonversi dollar ke dalam rupiahjika ia akan
membeli produk dijual di Indonesia yang dinyatakan dalam rupiah.
2. Apakah perbedaan antara pasar spot, pasar
forward, dan pasar swap? Gambarkan setiap deskripsi anda dan berilah contoh.
Jawab:
a.
Pasar Spot (Pasar Tunai)
Pasar
spot adalah pasar yang memfasilitasitransaksi-transaksi nilai tukarberjalan
suatu valuta, dimana komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan
segera. Kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta. Transaksi spot
terdiri dari transaksi valas yang biasanya selesai maksimal 2 hari kerja. Dalam
pasar spot dibedakan atas 3 jenis transaksi, yaitu:
·
Cash, dimana pembayaran satu mata uamg dan
pengiriman mata uang lain diselesaikan dalam hari yang sama.
·
Tom (kependekan dari tomorrow / besok), dimana
pengiriman dilakukan pada hari berikutnya.
·
Spot, dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo
24 jam setelah perjanjian.
Contoh:
Pada tanggal 22 desember 2004 seorang ayah membutuhkan US$ 10.000 untuk uang
saku anaknya yang akan sekolah di luar negeri, maka seorang ayah tersebut dapat
menghubungi bank-bank devisa atau money changer untuk dapat mengetahui dan
membuat kesepakatan selling price pada tanggal tersebut. Apabila telah tercapai
kesepakatan selling price pada tanggal 22 desember 2004 adalah US$ 1 = Rp.
5.500, maka perhitungannya:
Jumlah
rupiah yang dibutuhkan
US$ yang dibutuhkan x Selling Price
=
US$ 10.000 x Rp 5.500 = Rp 55.000.000
Maka
untuk mendaparkan US$ 10.000 diperlukan Rp 55.000.000 yang harus diserahkan
paling lambat tanggal 24 desember 2004. (2 x 24 jam)
b.
Pasar Forward adalah pasar yang memfasilitasi
perdagangan kontrak forward mata uang. Kurs transaksi forward dimana akan
diselesaikan telah ditentukan pada saat kedua belah pihak menyetujui kontrak
untuk menjual dan membeli. Transaksi forward biasanya terjadi bila exportir,
importir atau pelaku ekonomi lain terlibat dalam pasar valas harus membayar
atau menerima sejumlah mata uang asing pada suatu tanggal tertentu di masa
mendatang.
Contoh:
Apabila perusahaan akan membutuhkan 1.000.000 mark jerman , 90 hari dari
sekarang untuk mengimpor barang dari jerman. Asumsikan bahwa perusahaan
tersebut dapat langsung membeli mark jerman untuk pengiriman langsung yaitu
dari pasar spot dengan kurs spot $ 0.50 per mark. Berdasarkan kurs spot ini
maka perusahaan membutuhkan $ 50.000 ($0.50 permark x 1.000.0000) namun
perusahaan belum memiliki dan saat ini juga untuk membeli mark perusahaan dapat
menunggu 90 hari dan kemudian menukarkan US$ dengan mark menurut kurs yang
berlaku saat itu, tapi perusahaan tidak mengetahui berapa kurs spot 90 hari
dari seklarang. Maka dengan mengunci kurs, perusahaan tidak perlu khawatir
dengan adanya perubahan kurs spot 90 hari ke depan.
c.
Transaksi Swap melibatkan pembelian spot dan penjualan
spot atau pembelian forward atas suatu mata uang secara bersamaan. Investor
sering memanfaatkan transaksi swap untuk mengambail keuntungan darai tiangkat
suku bungan yang lebih tinggi di suatu negara asing, sembari dalam kesempatan
yang sama melindungi diri terhadap pergerakan yang tidak menguntungkan dari
kurs nilai tukar valuta asing.
Contoh:
Seandainya tinkat suku bunga di Amerika Serikat lebih tinggi dari di Swiss,
maka para investor Swiss dapat membeli dolar pada pasar spot dan
menginvestasikannya dalam surat berharga hutang yang berdenominasi dolar dengan
pengembalian yang lebih tinggi, seperti surat treasuri AS 6 bulan,. Namun
demikian, dengn melakuakan hal tersebut, investor Swiss tersebut akan
kehilangan nilai relatifnya terhadap franc Swiss dalam perioade 6 bulan
tersebut. Untuk melindungi diri dari kemungkinan ini, para investor Swiss
secara bersamaan dapat menjual dolar yang mereka harapkan untuk di terima dalam
6 bulan dengan menggunakan kurs forward yang terjamin. Transaksi swap semacam
itu akan berjalan baik apabila perbedaan suku bunga antara AS dan Swiss lebih
besara dari pada diskonto kurs forward dolar ( yaitu perbedaan antara kurs spot
dan kurs forward 6 bulan dolar). Seiring berjalannya waktu, para pedagang mata
uang akan menghilangkan perbedaan ini, sehingga menimbulka paritas suku bunga.
3. Apakah yang dimaksud dengan kurs saat ini,
kurs historis, dan kurs rata-rata dalam konteks translasi mata uang Asing?
Nilai tukar mana yang meningkatan keutungan dan kerugian translasi mata uang
asing? Mana yang tidak?
Jawab:
·
Kurs kini (current) adalah kurs nilai tukar pada
saat tanggal laporan keuangan.
·
Kurs historis adalah kurs nilai tukar pada saat
suatu aktiva dalam mata uang asing pertama kali diperoleh atau ketika suatu
kewajiban dalam mata uang asing pertama kali terjadi.
·
Kurs rata-rata adalah rata-rata sederhan atau
tertimbang dari kurs nilai tukar kini atau kurs nilai tukar historis.
ΓΌ
Penggunaan kurs nilai tukar historis melindungi
laporan keuangan dari keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing yaitu
dari kenaikan atau penurunan dalam equivalen dolar saldo mata uang asing yang
timbul dari fluktuasi kurs translasi antar periode pelaporan. Sedangkan pilihan
kurs nilai tukar yang paling tepat tidak terlalu jelas karena setiap mata uang
dalam suatu waktu dipengaruhi oleh beberapa jenis kurs nilai tukar.
4. Apakah perbedaan antara keuntungan atau
kerugian transaksi dengan keuntungan atau kerugian translasi mata uang asing?
Jawab:
Keuntungan
dan kerugian translasi mencerminkan kenaikan dan penurunan ekuitas investasi
asing dalam mata uang domestik dan harus diakui, sedangkan
Keuntungan dan kerugian transaksi timbul akibat selisih kurs. Keuntungan dan
kerugian transaksi disajikan dalam lapora L/R tahun berjalan dalam pos
keuntungan dan kerugian transaksi mata uang asing.
5. Bandingkan dan bedakan gambaran mengenai
metode translasi mata uang asing utama yang dibahas pada bab ini. Menurut anda
metode mana yang paling bagus? Mengapa?
Jawab
:
a)
Metode Nilai Tukar Tunggal (metode kurs saat ini)
Mengaplikasikan nilai
tukar tunggal, harga penutupan, atau harga saat ini terhadap semua saham dan
utang asing. Pendapatan dan beban mata uang asing secara umum ditranslasikan
pada nilai tukar yang berlaku saat item tersebut diakui.
b)
Metode Nilai Tukar Ganda (mengombinasikan kurs
saat ini dan kurs historis)
·
Metode current-noncurrent
Aset lancar dan kewajiban
lancar ditranslasikan dengan kurs saat ini. Aset dan kewajiban tidak lancar
ditranslasikan dengan kurs historis. Item-item laba rugi ditranslasikan pada
aplikasi tingkat rata-rata operasional tiap bulan atau pada rata-rata dasar
tambahan yang mencakup seluruh periode yang dilaporkan. Kelemahan : sering kali
tidak sesuai dengan kenyataan dan definisi current dan non current merupakan
klasifikasi bukan justifikasi konseptual pada nilai tukar yang digunakan dalam
translasi mata uang asing.
·
Metode moneter-nonmoneter
Aset dan kewajiban
moneter ditranslasikan dengan kurs saat ini dan dinilai sebagai risiko nilai
tukar Item non moneter ditranslasikan dalam kurs historis. Kelemahan : moneter
dan non moneter merupakan skema klasifikasi yang mengarah pada hasil yang
kurang baik.
·
Metode
temporal
Dengan menggunakan metode temporal,
translasi mata uang merupakan proses konversi pengukuran atau penyajian ulang
nilai tertentu. Metode tidak mengubah atribut suatu pos yang diukur, malainkan
hanya mengubah unit pengukuran. Translasi saldo-saldo dalam mata uang asing
menyebabkan pengukuran ulang denominasi pos-pos tersebut, tetapi bukan
penilaian sesungguhnya.
Metode ini merupakan modifikasi dari
metode moneter/non moneter. Perbedaannya, dalam metode moneter/non moneter,
persediaan (inventory) selalu dikonversi dengan kurs histories. Sedang dalam
metode temporal, persediaan umumnya dikonversi dengan kurs histories, namun
bisa saja dikonversi dengan kurs saat ini apabila persediaan tersebut dicatat
dalam neraca dengan nilai pasarnya. Secara teoritis, metode temporal lebih
menekankan pada evalusai biaya (histories ataukah pasar).
·
Metode
Current rate
Metode ini merupakan metode yang
paling mudah karena semua pos neraca dan laba/rugi dikonversi dengan kurs saat
ini. Metode ini direkomendasi oleh Ikatan Akuntan Inggris, Skotlandia, dan
Wales, serta secara luas digunakan oleh perusahaan-perusahaan Inggris. Dengan
metode ini, bila asset yang didenominasi dalam valas melebihi kewajiban dalam
valas, suatu devalusai akan menghasilkan kerugian. Variasi dari metode ini
adalah mengkonversi semua asset dan kewajiban, kecuali asset tetap bersih yang
dinyatakan dengan kurs saat ini.
6. Pada kondisi seperti apa yang cocok
menggunakan metode translasi mata uang asing mata uang kurs sementara. Pada
kondisi seperti apa yang cocok menggunakan metode kurs saat ini ?
Jawab
:
Berdasarkan
pertanyaan diatas:
Terdapat
tiga pendekatan translasi mata uang asing , yaitu:
·
Metode kurs historis
·
Metode kurs saat ini
·
Tidak ada translasi mata uang asing sama sekali
Pembukuan
translasi mata uang asing
Metode translasi mata uang asing dengan kurs saat ini
merupakan translasi mata uang asing langsung (penyajian ulang) dari satu mata
uang ke mata uang lainnya. Tidak ada perubahan dalam dasar akuntansi; hanya
bentuk presentasinya saja yang berubah. Metode kurs saat ini akan sesuai jika
translasi mata uang asing anak perusahaan asing tetap menggunakan mata uang
lokal sebagai unit perhitungan; yaitu saat perusahaan asing dilihat dari
prespektif lokal (kebalikan dari induk perusahaan). Translasi matauang asing
pada kurs saat ini tidak mengubah dasar hubungan (seperti rasio keuangan) dalam
laporan dalam mata uang asing, karena semua neraca pembukuan dikalikan oleh
sebuah konstanta. Pendekatan tersebut juga berguna saat pembukuan perusahaan
independen ditranslasikan untuk memudahkan pemegang saham asing atau kelompok
pengguna eksternal lainnya.
Metode kurs saat ini juga sesuai saat akun penyesuian
level harga ditranslasikan terhadap mata uang lain. Jika penyesuaian level-harga
konsisten dibuat dalam sejumlah akun dan jika perubahan level-harga mata uang
domestik sangat direfleksikan dengan pergerakan nilai tukar mata uang asing,
serta kurs saat ini yang digunakan dalam translasi mata uang asing data akan
menghasilkan hasil yang dapat dibandingkan dengan mentranslasikan harga
perolehan dengan metode kurs historis.
7. Pada kondisi bagaimana translasi mata uang
asing memengaruhi inflasi asing?
Jawab
:
Penggunaan kurs kini untuk mentranslasikan biaya
perolehan aktiva non-moneter yang berlokasi di lingkungan berinflasi pada
akhirnya akan menimbulkan nilai ekuivalen dalam mata uang domestik yang jauh
lebih rendah daripada dasar pengukuran awalnya. Pada saat yang bersamaan, laba
yang ditranslasikan akan jauh lebih besar sehubungan dengan beban depresisasi
yang juga lebih rendah. Hasil translasi seperti itu dengan mudah dapat lebih
menyesatkan pembaca ketika memberikan informasi kepada pembaca. Penilaian dolar
yang lebih rendah biasanya merendahkan kekuatan laba akutal dari aktiva luar negeri
yang didukung oleh inflasi lokal dan rasio pengembalian atas investasi yang
terpengaruh inflasi di suatu operasi luar negeri dapat menciptakan harapan yang
palsu atas keuntungan masa depan.
FASB menolak penyesuaian inflasi sebelum proses
translasi, karena penyesuaian tersebut tidak konsisten dengan kerangka dasar
penilaian biaya historis yang digunakan dalam laporan keuangan dasar di AS.
Sebagai solusi FAS No 52 mewajibkan penggunaan dolar AS sebagai mata uang
fungsional untuk operasi luar negeri yang berdomisili dilingkungan dengan
hiperinflasi. Prosedur ini akan mempertahankan nilai konstan ekuivalen dolar
aktiva dalam mata uang asing, karena aktiva tersebut akan ditranslasikan
menurut kurs historis. Pembebanan kerugian translasi atas aktiva tetap dalam
mata uang asing terhadap ekuitas pemegang saham akan menimbulkan pengaruh yang
signifikan terhadap rasio keuangan. Masalah translasi mata uang asing tidak
dapat dipisahkan dari masalah akuntansi untuk inflasi asing.
LATIHAN
1. Asumsikan bahwa teman bisnis
anda melaporkan pendapatan penjualan sebesar 250 juta yen. Berdasarkan pada
tampilan 6-1, translasikan pendapatan ini ke dalam dolar AS menggunakan nilai
tukar bid spot secara langsung.
Lakukan juga dengan spot tidak
langsung.
Jawab :
Transaksi langsung, kurs menetapkan jumlah unit mata uang domestik yang
dibutuhkan untuk mendapatkan unit mata uang asing.
= 250.000.000 Yen x $ 0, 0085535
= $ 2. 138.375
Sedangkan Transaksi tidak Langsung, harga satu buah unit mata uang domestik
dalam mata uang asing.
= 250.000.000 Yen / 116,91 Yen
= 2.138.397 Yen
2. Berdasarkan tampilan 6-1 dan
informasi yang tersedia, dapatkah anda menghitung cross spot rate (nilai tukar
yang dihitung dari dua nilai tukar lainnya) antara euro dan poundsterling?
Jawab :
Cross
Spot Rate atau kurs silang dihitung atas dasar kurs tengah yang berlaku.
Cross Spot Rate / Euro :
= JPY 1 / 116,88 x 1,32535 / 1 Euro
= JPY
154,90 / Euro
·
( 116,86 + 116,91) / 2 = 116,88 Yen
·
( 1,3251 + 1,3256 ) / 2 = 1,32535 Euro
Cross Spot Rate / Poundsterling :
= JPY 1 / 116,88 x 1,95875 / 1 Poundsterling
=
JPY 228, 938 / Poundsterling
·
( 116,86 + 116,91) / 2 = 116,88 Yen
·
( 1,9585 + 1,9590 ) / 2 = 1,95875
Poundsterling
3.
Sydney
Corporation,perusahaan multiasional yang berbasis di
Australia, meminjam 10 juta euro dari kreditor Jerman pada awal tahun saa nilai
tukar mata uang EUR0,60 = AUD1. Sebelum melunasi pinjaman satu tahun tersebut,
Sydney Corporation mempelajari bahwa dolar Australia melemah terhadap EUR0,55 =
AUD1. Juga menemukan bahwa anak perusahaannya di Frankfrut memiliki posisi aset
bersi EUR30.000.000, yang akan menghasilkan keuntungan translasi mata uang
asing dengan konsolidasi. Keuntungan dan kerugian apa yang akan dilaporkan
dalam laba-rugi gabungan jika :
a) Euro
merupakan mata uang fungsional dalam operasional perusahaan asing
b) Dolar
Australia adalah mata uang fungsional dalam operasional perusahaan asing
Jawab
:
a)
Jika mata uang fungsional
adalah Euro maka mengalami keuntungan di Frankfrut. Dalam situasi ini, laporan keuangan pertama-tama disajikan
ulang dari mata uang lokal ke dalam mata uang fungsionalnya (metode temporal)
dan kemudian ditranslasikan ke dalam Euro dengan menggunakan metode kurs kini.Pengecualian
atas metode kurs kini adalah untuk anak perusahaan yang berlokasi di
tempat-tempat yang memiliki tingkat inflasi kumulatif selama tiga tahun
berturut-turut sebelumnya yang melebihi 100 persen. Dalam kondisi hiperinflasi
seperti itu mata uang yang lebih kuatdianggap sebagai mata uang fungsional
b) Jika
mata uang fungsional adalah Dolar Australia maka mengalami kerugian karena standar
australia mengharuskan penilaian kembali aktiva tidak lancar nonmoneter untuk
anak perusahaan di negara-negara berinflasi tinggi sebelum dilakukan translasi.
Keuntungan atau kerugian
translasi yang timbul diungkapkan sebagai komponen terpisah dalam ekuitas
konsolidasi. Hal ini mempertahankan rasio laporan keuangan jika dihitung dari
laporan keuangan dalam mata uang lokal.Penyesuaian nilai tukar ini tidak akan
masuk ke dalam laporan laba rugi hingga operasi luar negeri tersebut dijual
atau nilai investasinya dianggap telah hilang secara permanen.
4.
Shanghai Corporation, usaha
manufaktur gabungan AS di china, memiliki neraca seperti di bawah ini. Nilai
tukar adalah $0,12 = CNY1.
Neraca Shanghai
Corporation (000’s)
Aset
|
Utang dan Ekuitas Pemilik
|
||
Kas
|
CNY
5.000
|
Utang Dagang
|
CNY
21.000
|
Piutang Dagang
|
14.000
|
Utang Jangka Dagang
|
27.000
|
Persediaan (nilai= 24.00)
|
22.000
|
||
Aset tetap bersih
|
Ekuitas pemegang saham
|
32.000
|
|
Total Aset
|
CNY 80.000
|
Total utang dan SE
|
CNY
80.000
|
Diminta :
a. Translasikan
neraca dolar China pada Shanghai Corporation kedalam dolar AS,
pada nilai tukar $0,12 = CNY1. Seluruh akun moneter di neraca Shanghai yang
menggunakan yuan Cina.
b. Asumsikan
bahwa yuan Cina dari $0,12 = CNY1 untuk $0,15 = CNY1. Efek translasi apa yang
akan muncul jika neraca Shanghai ditranslasikan dengan metode current-noncurrent? Dengan metode
moneter-nonmoneter ?
c. Asumsikan
bahwa yuan China melemah dari $0,12 = CNY1 menjadi $0,09 = CNY1. Efek translasi
mata uang asing apa yang akan muncul pada kedua metode translasi mata uang
asing tersebut?
Jawab :
a.
Aset
|
Mata Uang Asing
|
Kurs Translasi
|
Padanan Dolar
|
Kas
Piutang Dagang
Persediaan
Aset Tetap
Total
Utang dan Ekuitas Pemilik
Utang Dagang
Utang Jangka Panjang
Ekuitas Pemegang Saham
Total
|
CNY
5.000
14.000
22.000
39.000
CNY 80.000
CNY 21.000
27.000
32.000
CNY 80.000
|
$ 0,12
0,12
0,12
0,12
$ 0,12
0,12
0,12
|
$
600
1.680
2.640
4.680
$ 9.600
$ 2.520
3.240
3.840
$ 9.600
|
b.
Aset
|
CNY
|
($0,12=CNY 1)
|
Current Asset
|
Current non current
|
Moneter-nonmoneter
|
Kas
Piutang Dagang
Persediaan
Aset Tetap
Total
Utang dan
Ekuitas Pemilik
Utang Dagang
Utang Jangka Panjang
Ekuitas Pemegang Saham
Total
|
5.000
14.000
22.000
39.000
80.000
21.000
27.000
32.000
80.000
|
$
600
1.680
2.640
4.680
9.600
$ 2.520
3.240
3.840
9.600
|
$
750
2.100
3.300
5.850
12.000
$ 3.150
4.050
4.800
12.000
|
$
750
2.100
3.300
5.850
12.000
$ 3.150
4.050
4.800
12.000
|
$
750
2.100
3.300
5.850
12.000
$ 3.150
4.050
4.800
12.000
|
d. Efek
translasi mata uang asing melemah,karena maengalami penurunan dari $0,12
menjadi 0,09
5.
Neraca
awal perusahaan yang memiliki 100 persen saham anak perusahaan asing terdiri
atas dua akun seperti berikut: Kurs mana kurs
saat ini , kurs historis, atau kurs rata-rata yang akan digunakan untuk
mentranlasikan akun tersebut terhadap mata uang induk perusahaan dengan asumsi
bahwa mata uang asing adalah mata uang fungsional? Kurs manakah yang akan
digunakan jika mata uang induk perusahaan adalah mata uang fungsional?
Jawab:
Translasi saat Mata Uang Asing
adalah Mata Uang Fungsional
Usaha gabungan asing mungkin akan tetap
mencatat pembukuannya dalam satu mata uang asing saat mata uang fungsionalnya
adalah mata uang asing lain. Dalam situasi ini, laporan keuangan akan dihitung
ulang dari mata uang lokal ke dalam mata uang fungsional (metode kurs
sementara) lalu ditranslasikan ke dalam dalam AS. menggunakan metode kurs saat
ini.
Translasikan saat Mata Uang Induk
Perusahaan adalah Mata Uang Fungsional
Saat mata uang induk perusahaan adalah mata
uang fungsional asing gabungan, laporan keuangan mata uang asing tersebut akan
dihitung terhadap dolar menggunakan metode kurs sementara. Seluruh keuntungan
dan kerugian translasi mata uang asing muncul dari proses translasi mata uang
asing dimasukkan dalam perhitungan current-period income.
6.
Lihatlah
kembali laporan laba-rugi milik Alcan pada halaman pertama bab ini dengan
catatan, lalu jawablah pertanyaan berikut ini :
a. Efek
mata uang mana yang dijelaskan dalam tiga pargfar Alcan yang mempengaruhi arus
kas dan bagaimana ?
b. Metode
translasi mata uang asing mana yang digunakan Alcan
c. Sekarang
anda mengerti mengenai dasar penyesuaian mata uang asing, penyusuaian seperti
apa yang akan anda gunakan dalam mendaptkan keuntungan pada Alcan dan bagaimana
hal tersebut mempengaruhi pola pengungkapan laba ?
Jawab :
a. Dari
paragraf tersebut penjelasan laporan perusahaan yang memperlihatkan beberapa
cara diambil Alcan dalam melaporkan proforma perusahaan yang lebih memilih
untuk menggunakan dollar AS dalam laporannya karena terpengaruh oleh mata uang
asing.
b. Metode
translasi yang di gunakan adalah Metode Kurs saat ini.
c. Menurut
kami, Sebaiknya menggunakan Metode Kurs Historis. Kurs Historis adalah kurs nilai tukar pada saat
suatu aktiva dalam mata uang asing pertama kali diperoleh atau ketika suatu
kewajiban dalam mata uang asing pertama kali terjadi.
Kasus 6-1 perusahaan Regents
Perusahaan regents baru
saja mendapatkan anak perusahaan manufaktur AS yang berlokasi di pinggiran kota
London. Pada dasarnya mereka hanya menjual produk mereka di inggris, yang
penjualannya ditagihkan dalam poundsterling dan harga dihitung dengan kondisi
kompetitif lokal. Beban (buruh, bahan mentah, dan biaya produksi lainnya)
sebagaian besar lokal, walaupun kuantitas kmponen yang signifikan sekarang
diimpor melalui induk perusahaan AS. Pembiayaan sebagaian menggunakan dolar AS
yang disediakan oleh induk perusahaan.
Manajemen
kantor pusat harus memutuskan penggunaan mata uang fungsinal untuk operasional
perusahaan di London : Apakah akan menggunakan dolar AS atau poundstreling
inggris ? anda diminta untuk memberikan saran kepada manajemen mengenai
penggunaan mata uang yang tepat dan efek relatifnya ke laporan keuangan.
Persiapkan laporan yang mendukung rekomendasi anda dan identifikasi setiap
kebijakan yang digunakan dalam analisis anda.
Tampilan
6-1 memberikan perbandingan neraca Regents Corporations pada 31 Desember 20X7
dan 20X8, dan Laporan laba-rugi akhir tahun pada 31 Desember 20X8. Laporan yang
digunakan di AS biasanya menggunakan prinsip akuntasi yang menggunakan
translasi terhadap dolar.
Neraca
|
12/31/X7
|
12/31/X8
|
Aset
Kas
Piutang Dagang
Persediaan (FIFO)
Aset Tetap
Akumulasi Penyusutan
Harta tidak berwujud (hak paten)
Total
Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham
Utang dagang
Utang pada induk perusahaan
Utang jangka pajang
Pajak tangguhan
Saham biasa
Laba ditahan
Total
Laporan Laba-Rugi yang berakhir pada 12/31/X8
Penjualan
Beban
Biaya penjualan
Administratif dan umum
Depresiasi
Bunga
Laba operasional
Keuntungan (kerugian) transaksi
Pendapatan sebelum pajak
Pajak pendapatan kini
Ditangguhkan
Pendapatan bersih
Laba ditahan pada 12/31/X7 (sisa)
Dividen
Laba ditahan pada 12/31/X8
|
£ 1.000
2.890
3.040
4.400
(420)
£ 10.970
£ 1.610
1.800
4.500
80
1.500
1.480
£ 10.970
£ 11.300
1.600
300
480
£ 670
40
|
£ 1.150
3.100
3.430
4.900
(720)
70
£ 11.930
£ 1.385
1.310
4.000
120
1.500
3.615
£ 11.930
£ 16.700
13.680
£
3.020
125
£
3.145
710
£
2.435
1.480
3. 915
00
£
3.615
|
Informasi dan data tambahan nilai tukar
:
1. Nilai
Tukar :
a. 31
Desember 20X7 $1,80 =
£1
b. 31
Desember 20X8 $1,90 =
£1
c. Rata
– rata 20X8 $1,86 = £1
d. Rata-
rata pada ¼ 20X7 $1,78 = £1
e. Rata-
rata pada ¼ 20X8 $1,88 = £1
2. Saham
biasa yang diterima, utang jangka panjang yang diterbitkan, dan aset tetap asli
yang dibeli saat kurs nilai tukar $1,70 = £1.
3. Akun
utang pada induk perusahaan dihitung menggunakan dolar AS.
4. Kurs
nilai tukar saat aset tak berwujud (hak paten) didapatkan dan pembelian aset
tetap tambahan sebesar $1,82 = £1.
5. Pembelian
dan deviden yang terjadi sepanjang 20X8.
6. Beban
depresiasi £300 untuk 20X8, £20 berubungan dengan pembelian aset tetap selama
20X8.
7. Pajak
tangguhan ditranslasikan dengan dengan kurs saat ini.
8. Persediaan
cukup untuk produksi sekitar 3 bulan.
Jawab :
METODE KURS SAAT INI
Neraca
|
Mata Uang Asing
|
Nilai
Tukar
|
Pendanaan
Dollar
|
Akun
Neraca
Aset
Kas
Piutang Dagang
Persediaan (FIFO)
Aset Tetap
Akumulasi Penyusutan
Harta
tidak berwujud (hak paten)
Total
Kewajiban
dan Ekuitas Pemegang Saham
Utang dagang
Utang pada induk perusahaan
Utang jangka pajang
Pajak tangguhan
Saham biasa
Laba ditahan
Penyesuaian translasi mata uang asing
Total
Akun
Laporan Penghasilan
Penjualan
Beban
Biaya penjualan
Administratif dan umum
Depresiasi
Bunga
Laba operasional
Keuntungan (kerugian) transaksi
Pendapatan
sebelum pajak
Pajak
pendapatan kini
Ditangguhkan
Pendapatan
bersih
Laba
ditahan pada 12/31/X7 (sisa)
Dividen
Laba
ditahan pada 12/31/X8
|
£ 1.150
3.100
3.430
4.900
(720)
70
£ 11.930
£ 1.385
1.310
4.000
120
1.500
3.615
-
£ 11.930
£ 16.700
(11.300)
(1.600)
(300)
(480)
£ 3.020
125
£ 3.145
(670)
(40)
£ 2.435
1.480
3. 915
(300)
£ 3.615
|
$ 1,90
1,90
1,88
1,70
1,82
$ 1,90
1,90
1,70
1,90
1,70
a
b
$ 1,86
1,86
1.86
1,86
1,86
1,90
1,86
|
$ 2.185
5.890
6.448
8.330
720
127
£ 23.700
$ 2.362
2.489
6.800
228
2.550
6.796
-
$ 21.225
$ 31.062
(21.018)
(2.976)
(558)
(892)
$ 5.618
125
$ 5.743
(670)
(40)
$ 5.033
1.465
6.498
(558)
$ 5.940
|
Kasus 6 – 2 Mengatur Investasi Lepas
Pantai (Offshore): Mata Uang Siapa?
Offshore
Investment Fund (OIF) bergerak di
Fairfield, Connecticut, yang hanya bertujuan untuk memberikan jalan bagi para
pemegang saham AS untuk ber investasi dalam sekuritas Spanyol. Dana yang digunakan
terdaftar dalam New York Stock Exchange (bursa saham New York). Perwakilannya
adalah Shandy Rest Bank and Trust Company of Connecticut (“Shady Rest”), yang
menjaga pembukuan dana. Pertanyaan untuk mata uang mana yang akan digunakan
yang langsung muncul. Shady rest telah mempersiapkan buku neracanya dalam
satuan euro, karena dananya merupakan dana negara yang ditanamkan hanya untuk
sekuritas yang didaftarkan pada Madrid Stock Exchange, Sesudah itu, auditor
keuangan menyatakan bahwa menurut mereka, mata uang fungsional haruslah dolar
AS. Kasus ini didasarkan pada kejadian nyata. Nama –nama dan negara asal telah
diganti.
PENGARUH KEPUTUSAN
Keputusan
untuk menggunakan dollar AS sebagai mata uang fungsional untuk keuangan menciptakan kebingungan manajerial yang
besar. Memang, pekerjaan penulisan ulang dan pengerjaan ulang transaksi
akuntansi merupakan tugas yang sangat besar menghambat publikasi laporan
tahunan. Konsep mata uang fungsional merupakan sebuah konsep asing di Spanyol,
dan pengaruh dari pilihan mata uang
fungsional tidak jelas bagi para manajer. Akibatnya, tidak sampai bulan
November mereka akhirnya mulai merasakan pengaruh pilihan mata uang pada hasil
– hasil keuangan.
Kesulitan
lain yang disebabkan oleh pilihan mata uang adalah :
a. Shady
Rest, dengan sekitar $300 milliar dalam berbagai bentuk dana di manajemen,
masih belum mengembangkan sistem akuntansi multi – mata uang yang memadai.
Sedangkan akuntansi untuk akusisi sekuritas biasanya akan dicatat dalam sebuah masukan pembukuan sederhana, 3 masukannya
diperlukan saat ini. Selain itu, pembayaran untuk pembelian sendiri bisa
memengaruhi laporan laba – rugi pada periode yang sedang berjalan.
b. Masalah
– masalah yang lebih serius yang berhubungan dengan operasi harian. Ketika
sebuah transaksi dilakukan, manajer keuangan tidak mengetahui pengaruh
keuangannya. Sebagai contoh, selama tahun pertama operasi, manajer keuangan
yakin bahwa penjualan portofolio telah menghasilkan keuntungan lebih dari $1
juta. Ketika penjualan akhirnya muncul di laporan, keuntungan transaksi
tertutup oleh kerugian mata uang sebesar $7 juta!
PERTIMBANGAN UNTUK MEMILIH DOLAR
SEBAGAI MATA UANG FUNGSIONAL
Para
auditor memberikan pertimbangan berikut untuk memilih dolar sebagai mata uang
fungsional :
- a. Penggunaan di Amerika Serikat
- b. Didanai dengan modal pemegang saham AS
- c. Dividen ditentukan dan dibayarkan dalam dolar AS
- d. Pelaporan keuangan menurut GAAP AS. Dan dalam dolar AS
- e. Pembayaran administrasi dan laporan dihitung dalam aset bersih AS. Dan di bayarkan dalam dolar AS
- f. Sebagian besar beban terjadi dan dibayarkan dalam dolar AS.
- g. Catatan akuntansi disimpan dalam dolar AS
- h. Terkena pajak AS, SEC, dan regulasi Exchange Act tahun 1940
Oleh
karena keuangan diatur untuk diinvestasikan di spanyol, dianggap bahwa pemegang
saham amerika serikat tertarik dalam pengaruh perubahan tingkat translasi pada
arus kas dan ekuitas dana, yaitu, pemegang saham tidak berinvestasi disekuritas
spanyol hanya karena hasil-hasil yang menarik, tapi juga karena memainkan
permainan mata uang yang akan langsung memengaruhi pengukuran arus kas dan
ekuitas.
SUDUT PANDANG MANAJEMEN
Pihak
manajemen tidak setuju dengan para auditor. Berikut ini adalah bantahannya:
- a. Penggabungan di amerika serikat dengan pemegang saham amerika serikat. FAS 52 jelas – jelas menyatakan bahwa mata uang fungsional harus ditentukan oleh “ lingkungan ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi alih – alih oleh rincian teknis penggabungan”. Dengan cara yang sama. FAS 52 tidak menyatakan fakta bahwa perusahaan dimiliki pemegang saham AS dan membayarkan dividen dalam dolar AS yang relevan. Sebenarnya, FAS 52 lebih mengkhawatirkan regulasinya sendiri dengan perusahaan dan manajemennya alih –alih pemegang sahamnya.
- b. Pelaporan keuangan dalam dolar AS menurut GAAP AS. Para auditor gagal membedakan pelaporan antara mata uang dan mata uang fungsional. Jelas bahwa dolar AS harus menjadi mata uang untuk pelaporan, tapi hal itu saja tidak berarti bahwa dolar AS merupakan matauang fungsional.
- c. Pembayaran bbeban tertentu dlaam dolar. Pembayaran beban dalam dolar AS bekanlah alasan untuk menjadikan sebagai mata uang fungsional. Sementara beban yang bernilai $8 juta untuk tahun 20X7 terjadi dalam dolar AS, pendapatan lebih dari $100 juta didapatkan dalam euro.
- d. Pajak AS dan Regulasi SEC. Pertimbangan ini relevan untuk mata uang pelaporan, buakan mata fungsional.
Argumen
yang menentukan terhadap penggunaan dolar sebagai mata uang fungsional adalah
bahwa dengan melakukannya tidak memberikan informasi yang dalam bahasa FAS 52 “
secara umum sesuai dengan pengaruh ekonomi yang di harapkan akibat perubahan
nilai tukar pada arus kas dan ekuitas suatu perusahaan”. Secara khusus, arus
kas yang berasal dari kegiatan operasi dari dana sepenuhnya terletak di spanyol
setelah transfer awal dana yang dikeluarkan oleh modal dikumpulkan. Dana
digunakan untuk membeli dan menjual investasi di Spanyol, dan menerima semua
pendapatan dari Spanyol. Jika maa uang fungsionalnya menggunakan euro,
fluktuasi mata uang yang di capai hanya diakui ketika uangnya dikembalikan ke
Amerika serikat. Praktik yang ada dalam “merealisasikan” laba atau kerugian
transaksi ketika, sebagai contoh, kas di Spanyol ditraslasikan untuk investasi
yang beli di Spanyol akan salah dan menyesatkan.
Ambil sebuah contoh. Anggaplah
perusahaan menanamkan EUR100.000.000 disebuah bank Spanyol ketika nilai
tukarnya adalah EUR1 =$0,8496. Satu minggu kemudian, ketika nilai tukarnya
adalah EUR1 = $0,8393, mereka membeli dan membayarkan sebuah investasi sebesar
EUR100.000.000, yang dicairkan pada hari yang sama, memutuskan bahwa
investasinya tidak bijaksana. Dengan mengabaikan biaya transaksi, mereka
memiliki EUR100.000.000 di Madrid pada awal dan akhir minggu. Jika mata uang
fungsionalnya adalah euro, tidak ada laba atau rugi yang tidak terealisasikan.
Namun, translasi ke dolar menyebabkan kerugian mata uang sebesar $1.030.000,
yang hanya akan dicapai ketika jumlahnya dikembalikan ke Amerika Serikat. Hal
ini dapat disamakan dengan pembelian saham yang kemudian harganya jatuh. Jika
dolar AS merupakan mata uang fungsional, transaksinya akan berakhir dengan
kerugian terealisasi sebesar $1.030.000. Hasil ini tidak masuk akal menurut
pandangan arus kas mana pun; sebenarnya, hal ini menggaris bawahi bahwa, dengan
tujuan mereka, pengaruh pada laba rugi yang dilaporkan dengan menggunakan dolar
AS sebagai mata uang fungsional sangat tidak masuk akal.
Nilai aset bersih di tentukan setiap
minggu dalam dolar AS, dan dilaporkan pada pemegang saham dalam dolar AS. Hal
ini sepenuhnya sesuai dengan menggunakan dolar AS sebagai mata unag pelaporan
yang tepat. Dengan menggunakan dolar sebagai mata uang fungsional menyatakan
bahwa ada pilihan yang realistis dan praktis pada setiap transaksi pegerakan
antara dolar dan euro. Anggapan ini sangat salah; dana hanya akan mengembalikan
modal dasarnya dalam dua kondisi : (1) likuidasi atau (2) sebagai sebuah cara
sementara jika hasil Spanyol turun di bawah hasil AS.
DORONGAN UMUM TENTANG FAS 52
Bahasa FAS 52 menunjukan bahwa
penulisnya tidak menuliskan dengan referensi langsung pada situasi seperti pada
Offshore Investment Fund, yang merupakan, sebuah perusahaan yang menambahkan
uang untuk tujuan tunggal menanamkannya di negara lain. FAS 52 nampaknya di
tulis dari sudut pandang perusahaan operasional besar yang memiliki cabang
operasional yang terpisah dan jauh.
FAS 52 menegaskan mata uang
fungsional dari sebuah entitas sebagai mata uang dari lingkungan ekonomi utama
di mana entitas tersebut beroperasi. Anggaplah yayasan tersebut digabungkan di
Malta dan sebagai sebuah entitas terpisah, meminjam dana dari induk perusahaan
di AS, penggunaan mata uang setempat akan terjadi dengan sendirinya. Jika
hakikatnya adalah untuk menang atas bentuk, seseorang harus menyimpulakan bahwa
euro harus tetap digunakan.
Paragraf 6 dari FAS 52 menyatakan
“untuk sebuah entitas dengan operasi yang mandiri dan berada dalam sebuah
negara tertentu, mata uang fungsional biasanya adalah mata uang negara
tersebut”. Pernyataan ini memperkuat aspek operasional yang mengatur pemilihan
mata uang fungsional; sangat salah untuk menyangkal bahwa operasi yayasan
dilakukan dimana saja di Spanyol.
Paragraf 8 memperkuat anggapan bahwa
“ penilaian manajemen akan diperlukan untuk menentukan mata uang fungsional
dimana hasil-hasil keuangan dan hubungan diukur dengan tingkat relevansi dan
reliabilitas tertinggi”.
Yang terakhir, paragraf 80 dan 81
menarik perbedaan yang sangat jelas yang memperkuat anggapan kita (manajemen).
Paragraf 80 berisi :
Pada kelas pertama adalah operasi
yang mandiri dan berada dalam sebuah negara atau lingkungan ekonomi tertentu.
Operasi harian tidak bergantung pada lingkungan ekonomi dari mata uang
fungsional induk perusahaan; operasi asing hanya menghasilkan dan membelanjakan
mata uang asing. Arus kas bersih mata uang asing yang dihasikannya bisa
diinvestasikan kembali dan diubah serta diberikan kepada induk perusahaan.
Untuk kelas ini, mata uang asing merupakan mata uang fungsional.
Definisi ini harus dibandingkan
dengan paragraf 81, yang menyatakan :
Pada kelas kedua, operasi harian
bergantung pada lingkungan ekonomi mata uang induk perusahaan, dan perubahan
pada pengaruh langsung aset dan kewajiaban individu dari entitas asing pada
arus kas induk perusahaan dalam mata uang induk perusahaan . Untuk kelas ini,
dolar AS merupakan mata uang fungsional.
Karena tujuan pendanaan negara
tunggal adalah untuk menciptakan entitas-entitas kelas pertama alih-alih kelas
kedua, paragraf 80 dengan tepat menjelaskan operasi Overseas Invesrment Fund.
Diminta
:
- Berdasarkan argumen-argumen yang
ada, menurut anda apa yang harus menjadi mata uang fungsional dalam kasus
ini ?
Jawab :
·
Translasi mata uang asing:
Proses penjabaran
jumlah atau hitungan menggunakan satu mata uang yang dipilih oleh nilai tukar
antara dua mata uang.
·
Mata uang fungsional :
Mata uang utama yang digunakan
dalam bisnis dan penghasilan serta penyimpanan uang. Biasanya mata uang satu
negara yang dijadikan sebuah acuan dimana diatur dalam buku arsip.
Jadi
, berdasarkan argumen-argumen yang
ada di atas , menurut kami yang harus menjadi mata uang fungsional dalam kasus
ini adalah dollar AS karena dana yang
digunakan terdaftar dalam New York Stock Exchange(bursa saham New York).