Nama : Riska Apriyani
Kelas : 4EB19
NPM :
26211273
Kasus 6-1 perusahaan Regents
Perusahaan regents baru
saja mendapatkan anak perusahaan manufaktur AS yang berlokasi di pinggiran kota
London. Pada dasarnya mereka hanya menjual produk mereka di inggris, yang
penjualannya ditagihkan dalam poundsterling dan harga dihitung dengan kondisi
kompetitif lokal. Beban (buruh, bahan mentah, dan biaya produksi lainnya)
sebagaian besar lokal, walaupun kuantitas kmponen yang signifikan sekarang
diimpor melalui induk perusahaan AS. Pembiayaan sebagaian menggunakan dolar AS
yang disediakan oleh induk perusahaan.
Manajemen
kantor pusat harus memutuskan penggunaan mata uang fungsinal untuk operasional
perusahaan di London : Apakah akan menggunakan dolar AS atau poundstreling
inggris ? anda diminta untuk memberikan saran kepada manajemen mengenai
penggunaan mata uang yang tepat dan efek relatifnya ke laporan keuangan.
Persiapkan laporan yang mendukung rekomendasi anda dan identifikasi setiap
kebijakan yang digunakan dalam analisis anda.
Tampilan
6-1 memberikan perbandingan neraca Regents Corporations pada 31 Desember 20X7
dan 20X8, dan Laporan laba-rugi akhir tahun pada 31 Desember 20X8. Laporan yang
digunakan di AS biasanya menggunakan prinsip akuntasi yang menggunakan
translasi terhadap dolar.
Neraca
|
12/31/X7
|
12/31/X8
|
Aset
Kas
Piutang Dagang
Persediaan (FIFO)
Aset Tetap
Akumulasi Penyusutan
Harta tidak berwujud (hak paten)
Total
Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham
Utang dagang
Utang pada induk perusahaan
Utang jangka pajang
Pajak tangguhan
Saham biasa
Laba ditahan
Total
Laporan Laba-Rugi yang berakhir pada 12/31/X8
Penjualan
Beban
Biaya penjualan
Administratif dan umum
Depresiasi
Bunga
Laba operasional
Keuntungan (kerugian) transaksi
Pendapatan sebelum pajak
Pajak pendapatan kini
Ditangguhkan
Pendapatan bersih
Laba ditahan pada 12/31/X7 (sisa)
Dividen
Laba ditahan pada 12/31/X8
|
£ 1.000
2.890
3.040
4.400
(420)
£ 10.970
£ 1.610
1.800
4.500
80
1.500
1.480
£ 10.970
£ 11.300
1.600
300
480
£ 670
40
|
£ 1.150
3.100
3.430
4.900
(720)
70
£ 11.930
£ 1.385
1.310
4.000
120
1.500
3.615
£ 11.930
£ 16.700
13.680
£
3.020
125
£
3.145
710
£
2.435
1.480
3. 915
00
£
3.615
|
Informasi dan data tambahan nilai tukar
:
1. Nilai
Tukar :
a. 31
Desember 20X7 $1,80 =
£1
b. 31
Desember 20X8 $1,90 =
£1
c. Rata
– rata 20X8 $1,86 = £1
d. Rata-
rata pada ¼ 20X7 $1,78 = £1
e. Rata-
rata pada ¼ 20X8 $1,88 = £1
2. Saham
biasa yang diterima, utang jangka panjang yang diterbitkan, dan aset tetap asli
yang dibeli saat kurs nilai tukar $1,70 = £1.
3. Akun
utang pada induk perusahaan dihitung menggunakan dolar AS.
4. Kurs
nilai tukar saat aset tak berwujud (hak paten) didapatkan dan pembelian aset
tetap tambahan sebesar $1,82 = £1.
5. Pembelian
dan deviden yang terjadi sepanjang 20X8.
6. Beban
depresiasi £300 untuk 20X8, £20 berubungan dengan pembelian aset tetap selama
20X8.
7. Pajak
tangguhan ditranslasikan dengan dengan kurs saat ini.
8. Persediaan
cukup untuk produksi sekitar 3 bulan.
Jawab :
METODE KURS SAAT INI
Neraca
|
Mata Uang Asing
|
Nilai
Tukar
|
Pendanaan
Dollar
|
Akun
Neraca
Aset
Kas
Piutang Dagang
Persediaan (FIFO)
Aset Tetap
Akumulasi Penyusutan
Harta
tidak berwujud (hak paten)
Total
Kewajiban
dan Ekuitas Pemegang Saham
Utang dagang
Utang pada induk perusahaan
Utang jangka pajang
Pajak tangguhan
Saham biasa
Laba ditahan
Penyesuaian translasi mata uang asing
Total
Akun
Laporan Penghasilan
Penjualan
Beban
Biaya penjualan
Administratif dan umum
Depresiasi
Bunga
Laba operasional
Keuntungan (kerugian) transaksi
Pendapatan
sebelum pajak
Pajak
pendapatan kini
Ditangguhkan
Pendapatan
bersih
Laba
ditahan pada 12/31/X7 (sisa)
Dividen
Laba
ditahan pada 12/31/X8
|
£ 1.150
3.100
3.430
4.900
(720)
70
£ 11.930
£ 1.385
1.310
4.000
120
1.500
3.615
-
£ 11.930
£ 16.700
(11.300)
(1.600)
(300)
(480)
£ 3.020
125
£ 3.145
(670)
(40)
£ 2.435
1.480
3. 915
(300)
£ 3.615
|
$ 1,90
1,90
1,88
1,70
1,82
$ 1,90
1,90
1,70
1,90
1,70
a
b
$ 1,86
1,86
1.86
1,86
1,86
1,90
1,86
|
$ 2.185
5.890
6.448
8.330
720
127
£ 23.700
$ 2.362
2.489
6.800
228
2.550
6.796
-
$ 21.225
$ 31.062
(21.018)
(2.976)
(558)
(892)
$ 5.618
125
$ 5.743
(670)
(40)
$ 5.033
1.465
6.498
(558)
$ 5.940
|
Kasus 6 – 2 Mengatur Investasi Lepas
Pantai (Offshore): Mata Uang Siapa?
Offshore
Investment Fund (OIF) bergerak di
Fairfield, Connecticut, yang hanya bertujuan untuk memberikan jalan bagi para
pemegang saham AS untuk ber investasi dalam sekuritas Spanyol. Dana yang digunakan
terdaftar dalam New York Stock Exchange (bursa saham New York). Perwakilannya
adalah Shandy Rest Bank and Trust Company of Connecticut (“Shady Rest”), yang
menjaga pembukuan dana. Pertanyaan untuk mata uang mana yang akan digunakan
yang langsung muncul. Shady rest telah mempersiapkan buku neracanya dalam
satuan euro, karena dananya merupakan dana negara yang ditanamkan hanya untuk
sekuritas yang didaftarkan pada Madrid Stock Exchange, Sesudah itu, auditor
keuangan menyatakan bahwa menurut mereka, mata uang fungsional haruslah dolar
AS. Kasus ini didasarkan pada kejadian nyata. Nama –nama dan negara asal telah
diganti.
PENGARUH KEPUTUSAN
Keputusan
untuk menggunakan dollar AS sebagai mata uang fungsional untuk keuangan menciptakan kebingungan manajerial yang
besar. Memang, pekerjaan penulisan ulang dan pengerjaan ulang transaksi
akuntansi merupakan tugas yang sangat besar menghambat publikasi laporan
tahunan. Konsep mata uang fungsional merupakan sebuah konsep asing di Spanyol,
dan pengaruh dari pilihan mata uang
fungsional tidak jelas bagi para manajer. Akibatnya, tidak sampai bulan
November mereka akhirnya mulai merasakan pengaruh pilihan mata uang pada hasil
– hasil keuangan.
Kesulitan
lain yang disebabkan oleh pilihan mata uang adalah :
- a. Shady Rest, dengan sekitar $300 milliar dalam berbagai bentuk dana di manajemen, masih belum mengembangkan sistem akuntansi multi – mata uang yang memadai. Sedangkan akuntansi untuk akusisi sekuritas biasanya akan dicatat dalam sebuah masukan pembukuan sederhana, 3 masukannya diperlukan saat ini. Selain itu, pembayaran untuk pembelian sendiri bisa memengaruhi laporan laba – rugi pada periode yang sedang berjalan.
- b. Masalah – masalah yang lebih serius yang berhubungan dengan operasi harian. Ketika sebuah transaksi dilakukan, manajer keuangan tidak mengetahui pengaruh keuangannya. Sebagai contoh, selama tahun pertama operasi, manajer keuangan yakin bahwa penjualan portofolio telah menghasilkan keuntungan lebih dari $1 juta. Ketika penjualan akhirnya muncul di laporan, keuntungan transaksi tertutup oleh kerugian mata uang sebesar $7 juta!
PERTIMBANGAN UNTUK MEMILIH DOLAR
SEBAGAI MATA UANG FUNGSIONAL
Para
auditor memberikan pertimbangan berikut untuk memilih dolar sebagai mata uang
fungsional :
- a. Penggunaan di Amerika Serikat
- b. Didanai dengan modal pemegang saham AS
- c. Dividen ditentukan dan dibayarkan dalam dolar AS
- d. Pelaporan keuangan menurut GAAP AS. Dan dalam dolar AS
- e. Pembayaran administrasi dan laporan dihitung dalam aset bersih AS. Dan di bayarkan dalam dolar AS
- f. Sebagian besar beban terjadi dan dibayarkan dalam dolar AS.
- g. Catatan akuntansi disimpan dalam dolar AS
- h. Terkena pajak AS, SEC, dan regulasi Exchange Act tahun 1940
- Oleh karena keuangan diatur untuk diinvestasikan di spanyol, dianggap bahwa pemegang saham amerika serikat tertarik dalam pengaruh perubahan tingkat translasi pada arus kas dan ekuitas dana, yaitu, pemegang saham tidak berinvestasi disekuritas spanyol hanya karena hasil-hasil yang menarik, tapi juga karena memainkan permainan mata uang yang akan langsung memengaruhi pengukuran arus kas dan ekuitas.
SUDUT PANDANG MANAJEMEN
Pihak
manajemen tidak setuju dengan para auditor. Berikut ini adalah bantahannya:
- a. Penggabungan di amerika serikat dengan pemegang saham amerika serikat. FAS 52 jelas – jelas menyatakan bahwa mata uang fungsional harus ditentukan oleh “ lingkungan ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi alih – alih oleh rincian teknis penggabungan”. Dengan cara yang sama. FAS 52 tidak menyatakan fakta bahwa perusahaan dimiliki pemegang saham AS dan membayarkan dividen dalam dolar AS yang relevan. Sebenarnya, FAS 52 lebih mengkhawatirkan regulasinya sendiri dengan perusahaan dan manajemennya alih –alih pemegang sahamnya.
- b. Pelaporan keuangan dalam dolar AS menurut GAAP AS. Para auditor gagal membedakan pelaporan antara mata uang dan mata uang fungsional. Jelas bahwa dolar AS harus menjadi mata uang untuk pelaporan, tapi hal itu saja tidak berarti bahwa dolar AS merupakan matauang fungsional.
- c. Pembayaran bbeban tertentu dlaam dolar. Pembayaran beban dalam dolar AS bekanlah alasan untuk menjadikan sebagai mata uang fungsional. Sementara beban yang bernilai $8 juta untuk tahun 20X7 terjadi dalam dolar AS, pendapatan lebih dari $100 juta didapatkan dalam euro.
- d. Pajak AS dan Regulasi SEC. Pertimbangan ini relevan untuk mata uang pelaporan, buakan mata fungsional.
Argumen
yang menentukan terhadap penggunaan dolar sebagai mata uang fungsional adalah
bahwa dengan melakukannya tidak memberikan informasi yang dalam bahasa FAS 52 “
secara umum sesuai dengan pengaruh ekonomi yang di harapkan akibat perubahan
nilai tukar pada arus kas dan ekuitas suatu perusahaan”. Secara khusus, arus
kas yang berasal dari kegiatan operasi dari dana sepenuhnya terletak di spanyol
setelah transfer awal dana yang dikeluarkan oleh modal dikumpulkan. Dana
digunakan untuk membeli dan menjual investasi di Spanyol, dan menerima semua
pendapatan dari Spanyol. Jika maa uang fungsionalnya menggunakan euro,
fluktuasi mata uang yang di capai hanya diakui ketika uangnya dikembalikan ke
Amerika serikat. Praktik yang ada dalam “merealisasikan” laba atau kerugian
transaksi ketika, sebagai contoh, kas di Spanyol ditraslasikan untuk investasi
yang beli di Spanyol akan salah dan menyesatkan.
Ambil sebuah contoh. Anggaplah
perusahaan menanamkan EUR100.000.000 disebuah bank Spanyol ketika nilai
tukarnya adalah EUR1 =$0,8496. Satu minggu kemudian, ketika nilai tukarnya
adalah EUR1 = $0,8393, mereka membeli dan membayarkan sebuah investasi sebesar
EUR100.000.000, yang dicairkan pada hari yang sama, memutuskan bahwa
investasinya tidak bijaksana. Dengan mengabaikan biaya transaksi, mereka
memiliki EUR100.000.000 di Madrid pada awal dan akhir minggu. Jika mata uang
fungsionalnya adalah euro, tidak ada laba atau rugi yang tidak terealisasikan.
Namun, translasi ke dolar menyebabkan kerugian mata uang sebesar $1.030.000,
yang hanya akan dicapai ketika jumlahnya dikembalikan ke Amerika Serikat. Hal
ini dapat disamakan dengan pembelian saham yang kemudian harganya jatuh. Jika
dolar AS merupakan mata uang fungsional, transaksinya akan berakhir dengan
kerugian terealisasi sebesar $1.030.000. Hasil ini tidak masuk akal menurut
pandangan arus kas mana pun; sebenarnya, hal ini menggaris bawahi bahwa, dengan
tujuan mereka, pengaruh pada laba rugi yang dilaporkan dengan menggunakan dolar
AS sebagai mata uang fungsional sangat tidak masuk akal.
Nilai aset bersih di tentukan setiap
minggu dalam dolar AS, dan dilaporkan pada pemegang saham dalam dolar AS. Hal
ini sepenuhnya sesuai dengan menggunakan dolar AS sebagai mata unag pelaporan
yang tepat. Dengan menggunakan dolar sebagai mata uang fungsional menyatakan
bahwa ada pilihan yang realistis dan praktis pada setiap transaksi pegerakan
antara dolar dan euro. Anggapan ini sangat salah; dana hanya akan mengembalikan
modal dasarnya dalam dua kondisi : (1) likuidasi atau (2) sebagai sebuah cara
sementara jika hasil Spanyol turun di bawah hasil AS.
DORONGAN UMUM TENTANG FAS 52
Bahasa FAS 52 menunjukan bahwa
penulisnya tidak menuliskan dengan referensi langsung pada situasi seperti pada
Offshore Investment Fund, yang merupakan, sebuah perusahaan yang menambahkan
uang untuk tujuan tunggal menanamkannya di negara lain. FAS 52 nampaknya di
tulis dari sudut pandang perusahaan operasional besar yang memiliki cabang
operasional yang terpisah dan jauh.
FAS 52 menegaskan mata uang
fungsional dari sebuah entitas sebagai mata uang dari lingkungan ekonomi utama
di mana entitas tersebut beroperasi. Anggaplah yayasan tersebut digabungkan di
Malta dan sebagai sebuah entitas terpisah, meminjam dana dari induk perusahaan
di AS, penggunaan mata uang setempat akan terjadi dengan sendirinya. Jika
hakikatnya adalah untuk menang atas bentuk, seseorang harus menyimpulakan bahwa
euro harus tetap digunakan.
Paragraf 6 dari FAS 52 menyatakan
“untuk sebuah entitas dengan operasi yang mandiri dan berada dalam sebuah
negara tertentu, mata uang fungsional biasanya adalah mata uang negara
tersebut”. Pernyataan ini memperkuat aspek operasional yang mengatur pemilihan
mata uang fungsional; sangat salah untuk menyangkal bahwa operasi yayasan
dilakukan dimana saja di Spanyol.
Paragraf 8 memperkuat anggapan bahwa
“ penilaian manajemen akan diperlukan untuk menentukan mata uang fungsional
dimana hasil-hasil keuangan dan hubungan diukur dengan tingkat relevansi dan
reliabilitas tertinggi”.
Yang terakhir, paragraf 80 dan 81
menarik perbedaan yang sangat jelas yang memperkuat anggapan kita (manajemen).
Paragraf 80 berisi :
Pada kelas pertama adalah operasi
yang mandiri dan berada dalam sebuah negara atau lingkungan ekonomi tertentu.
Operasi harian tidak bergantung pada lingkungan ekonomi dari mata uang
fungsional induk perusahaan; operasi asing hanya menghasilkan dan membelanjakan
mata uang asing. Arus kas bersih mata uang asing yang dihasikannya bisa
diinvestasikan kembali dan diubah serta diberikan kepada induk perusahaan.
Untuk kelas ini, mata uang asing merupakan mata uang fungsional.
Definisi ini harus dibandingkan
dengan paragraf 81, yang menyatakan :
Pada kelas kedua, operasi harian
bergantung pada lingkungan ekonomi mata uang induk perusahaan, dan perubahan
pada pengaruh langsung aset dan kewajiaban individu dari entitas asing pada
arus kas induk perusahaan dalam mata uang induk perusahaan . Untuk kelas ini,
dolar AS merupakan mata uang fungsional.
Karena tujuan pendanaan negara
tunggal adalah untuk menciptakan entitas-entitas kelas pertama alih-alih kelas
kedua, paragraf 80 dengan tepat menjelaskan operasi Overseas Invesrment Fund.
Diminta
:
- Berdasarkan argumen-argumen yang ada, menurut anda apa yang harus menjadi mata uang fungsional dalam kasus ini ?
- Translasi mata uang asing: Proses penjabaran jumlah atau hitungan menggunakan satu mata uang yang dipilih oleh nilai tukar antara dua mata uang.
- Mata uang fungsional : Mata uang utama yang digunakan dalam bisnis dan penghasilan serta penyimpanan uang. Biasanya mata uang satu negara yang dijadikan sebuah acuan dimana diatur dalam buku arsip.
Jadi , berdasarkan argumen-argumen yang ada di atas , menurut kami yang harus menjadi mata uang fungsional dalam kasus ini adalah dollar AS karena dana yang digunakan terdaftar dalam New York Stock Exchange(bursa saham New York).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar