Sabtu, 04 April 2015

AKUNTANSI INTERNASIONAL BAB 6 : TRANSLASI MATA UANG ASING

Nama              : Riska Apriyani
Kelas               : 4EB19
NPM               : 26211273

Kasus 6-1 perusahaan Regents
Perusahaan regents baru saja mendapatkan anak perusahaan manufaktur AS yang berlokasi di pinggiran kota London. Pada dasarnya mereka hanya menjual produk mereka di inggris, yang penjualannya ditagihkan dalam poundsterling dan harga dihitung dengan kondisi kompetitif lokal. Beban (buruh, bahan mentah, dan biaya produksi lainnya) sebagaian besar lokal, walaupun kuantitas kmponen yang signifikan sekarang diimpor melalui induk perusahaan AS. Pembiayaan sebagaian menggunakan dolar AS yang disediakan oleh induk perusahaan.
Manajemen kantor pusat harus memutuskan penggunaan mata uang fungsinal untuk operasional perusahaan di London : Apakah akan menggunakan dolar AS atau poundstreling inggris ? anda diminta untuk memberikan saran kepada manajemen mengenai penggunaan mata uang yang tepat dan efek relatifnya ke laporan keuangan. Persiapkan laporan yang mendukung rekomendasi anda dan identifikasi setiap kebijakan yang digunakan dalam analisis anda.
Tampilan 6-1 memberikan perbandingan neraca Regents Corporations pada 31 Desember 20X7 dan 20X8, dan Laporan laba-rugi akhir tahun pada 31 Desember 20X8. Laporan yang digunakan di AS biasanya menggunakan prinsip akuntasi yang menggunakan translasi terhadap dolar.


Neraca
12/31/X7
12/31/X8
Aset
   Kas
   Piutang Dagang
   Persediaan (FIFO)
   Aset Tetap
   Akumulasi Penyusutan
Harta tidak berwujud (hak paten)
   Total
Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham
    Utang dagang
    Utang pada induk perusahaan
    Utang jangka pajang
    Pajak tangguhan
    Saham biasa
    Laba ditahan
    Total
Laporan Laba-Rugi yang berakhir pada 12/31/X8
Penjualan
Beban
     Biaya penjualan
     Administratif dan umum
     Depresiasi
     Bunga
Laba operasional
Keuntungan (kerugian) transaksi
Pendapatan sebelum pajak
Pajak pendapatan kini
Ditangguhkan
Pendapatan bersih
Laba ditahan pada 12/31/X7 (sisa)

Dividen
Laba ditahan pada 12/31/X8

£ 1.000
   2.890
   3.040
   4.400
    (420)

£ 10.970

£ 1.610
   1.800
   4.500
        80
   1.500
   1.480
£ 10.970



£ 11.300
     1.600
        300
        480



     £ 670
          40


£ 1.150
    3.100
    3.430
    4.900
     (720)
        70
£ 11.930

£ 1.385
    1.310
    4.000
       120
    1.500
    3.615
£ 11.930

£ 16.700




   13.680
£   3.020
        125
£   3.145

         710
£   2.435
     1.480
     3. 915
           00
£    3.615

Informasi dan data tambahan nilai tukar :
1.      Nilai Tukar :
a.       31 Desember 20X7           $1,80 = £1
b.      31 Desember 20X8           $1,90 = £1
c.       Rata – rata 20X8               $1,86 = £1
d.      Rata- rata pada ¼ 20X7   $1,78 = £1
e.       Rata- rata pada ¼ 20X8   $1,88 = £1
2.      Saham biasa yang diterima, utang jangka panjang yang diterbitkan, dan aset tetap asli yang dibeli saat kurs nilai tukar $1,70 = £1.
3.      Akun utang pada induk perusahaan dihitung menggunakan dolar AS.
4.  Kurs nilai tukar saat aset tak berwujud (hak paten) didapatkan dan pembelian aset tetap tambahan sebesar $1,82 = £1.
5.      Pembelian dan deviden yang terjadi sepanjang 20X8.
6.   Beban depresiasi £300 untuk 20X8, £20 berubungan dengan pembelian aset tetap selama 20X8.
7.      Pajak tangguhan ditranslasikan dengan dengan kurs saat ini.
8.      Persediaan cukup untuk produksi sekitar 3 bulan.

Jawab :
METODE KURS SAAT INI


Neraca
Mata Uang Asing
Nilai
Tukar
Pendanaan
Dollar
Akun Neraca
Aset
   Kas
   Piutang Dagang
   Persediaan (FIFO)
   Aset Tetap
   Akumulasi Penyusutan
Harta tidak berwujud (hak paten)
   Total
Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham
    Utang dagang
    Utang pada induk perusahaan
    Utang jangka pajang
    Pajak tangguhan
    Saham biasa
    Laba ditahan
    Penyesuaian translasi mata uang asing
    Total
Akun Laporan Penghasilan
     Penjualan
     Beban
     Biaya penjualan
     Administratif dan umum
     Depresiasi
     Bunga
     Laba operasional
     Keuntungan (kerugian) transaksi
Pendapatan sebelum pajak
Pajak pendapatan kini
Ditangguhkan
Pendapatan bersih
Laba ditahan pada 12/31/X7 (sisa)

Dividen
Laba ditahan pada 12/31/X8


£ 1.150
3.100
3.430
4.900
(720)
70
£ 11.930

£ 1.385
1.310
4.000
120
1.500
3.615
-
£ 11.930

£ 16.700

(11.300)
(1.600)
(300)
(480)
£ 3.020
125
£ 3.145
(670)
(40)
£ 2.435
1.480
3. 915
(300)
£ 3.615


$ 1,90
   1,90
1,88
1,70

1,82


$ 1,90
1,90
1,70
1,90
1,70
a
b


$ 1,86

1,86
1.86
1,86
1,86


1,90





1,86



   $ 2.185
5.890
6.448
8.330
720
127
£ 23.700

$ 2.362
2.489
6.800
228
2.550
6.796
-
$ 21.225

$ 31.062

(21.018)
(2.976)
(558)
(892)
$ 5.618
125
$ 5.743
(670)
(40)
$ 5.033
1.465
6.498
(558)
$ 5.940














































Kasus 6 – 2                   Mengatur Investasi Lepas Pantai (Offshore): Mata Uang Siapa?
Offshore Investment Fund (OIF)  bergerak di Fairfield, Connecticut, yang hanya bertujuan untuk memberikan jalan bagi para pemegang saham AS untuk ber investasi dalam sekuritas Spanyol. Dana yang digunakan terdaftar dalam New York Stock Exchange (bursa saham New York). Perwakilannya adalah Shandy Rest Bank and Trust Company of Connecticut (“Shady Rest”), yang menjaga pembukuan dana. Pertanyaan untuk mata uang mana yang akan digunakan yang langsung muncul. Shady rest telah mempersiapkan buku neracanya dalam satuan euro, karena dananya merupakan dana negara yang ditanamkan hanya untuk sekuritas yang didaftarkan pada Madrid Stock Exchange, Sesudah itu, auditor keuangan menyatakan bahwa menurut mereka, mata uang fungsional haruslah dolar AS. Kasus ini didasarkan pada kejadian nyata. Nama –nama dan negara asal telah diganti.

PENGARUH KEPUTUSAN
Keputusan untuk menggunakan dollar AS sebagai mata uang fungsional untuk keuangan  menciptakan kebingungan manajerial yang besar. Memang, pekerjaan penulisan ulang dan pengerjaan ulang transaksi akuntansi merupakan tugas yang sangat besar menghambat publikasi laporan tahunan. Konsep mata uang fungsional merupakan sebuah konsep asing di Spanyol, dan  pengaruh dari pilihan mata uang fungsional tidak jelas bagi para manajer. Akibatnya, tidak sampai bulan November mereka akhirnya mulai merasakan pengaruh pilihan mata uang pada hasil – hasil keuangan.
Kesulitan lain yang disebabkan oleh pilihan mata uang adalah :
  • a.   Shady Rest, dengan sekitar $300 milliar dalam berbagai bentuk dana di manajemen, masih belum mengembangkan sistem akuntansi multi – mata uang yang memadai. Sedangkan akuntansi untuk akusisi sekuritas biasanya akan dicatat dalam sebuah  masukan pembukuan sederhana, 3 masukannya diperlukan saat ini. Selain itu, pembayaran untuk pembelian sendiri bisa memengaruhi laporan laba – rugi pada periode yang sedang berjalan.
  • b.      Masalah – masalah yang lebih serius yang berhubungan dengan operasi harian. Ketika sebuah transaksi dilakukan, manajer keuangan tidak mengetahui pengaruh keuangannya. Sebagai contoh, selama tahun pertama operasi, manajer keuangan yakin bahwa penjualan portofolio telah menghasilkan keuntungan lebih dari $1 juta. Ketika penjualan akhirnya muncul di laporan, keuntungan transaksi tertutup oleh kerugian mata uang sebesar $7 juta!


PERTIMBANGAN UNTUK MEMILIH DOLAR SEBAGAI MATA UANG FUNGSIONAL
Para auditor memberikan pertimbangan berikut untuk memilih dolar sebagai mata uang fungsional :
  • a.          Penggunaan di Amerika Serikat
  • b.          Didanai dengan modal pemegang saham AS
  • c.           Dividen  ditentukan  dan dibayarkan dalam dolar AS
  • d.           Pelaporan keuangan menurut  GAAP AS. Dan dalam dolar AS
  • e.          Pembayaran administrasi dan laporan dihitung dalam aset bersih AS. Dan di bayarkan dalam dolar AS
  • f.           Sebagian besar beban terjadi dan dibayarkan dalam dolar AS.
  • g.          Catatan akuntansi disimpan dalam dolar AS
  • h.          Terkena pajak AS, SEC, dan regulasi Exchange Act tahun 1940
  •      Oleh karena keuangan diatur untuk diinvestasikan di spanyol, dianggap bahwa pemegang saham amerika serikat tertarik dalam pengaruh perubahan tingkat translasi pada arus kas dan ekuitas dana, yaitu, pemegang saham tidak berinvestasi disekuritas spanyol hanya karena hasil-hasil yang menarik, tapi juga karena memainkan permainan mata uang yang akan langsung memengaruhi pengukuran arus kas dan ekuitas.


SUDUT PANDANG MANAJEMEN
Pihak manajemen tidak setuju dengan para auditor. Berikut ini adalah bantahannya:
  • a.       Penggabungan di amerika serikat dengan pemegang saham amerika serikat. FAS 52 jelas – jelas menyatakan bahwa mata uang fungsional harus ditentukan oleh “ lingkungan ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi alih – alih oleh rincian teknis penggabungan”. Dengan cara yang sama. FAS 52 tidak menyatakan fakta bahwa perusahaan dimiliki pemegang saham AS dan membayarkan dividen dalam dolar AS yang relevan. Sebenarnya, FAS 52 lebih mengkhawatirkan regulasinya sendiri dengan perusahaan dan manajemennya alih –alih pemegang sahamnya.
  • b.      Pelaporan keuangan dalam dolar AS menurut GAAP AS. Para auditor gagal membedakan pelaporan antara mata uang dan mata uang fungsional. Jelas bahwa dolar AS harus menjadi mata uang untuk pelaporan, tapi hal itu saja tidak berarti bahwa dolar AS merupakan matauang fungsional.
  • c.       Pembayaran bbeban tertentu dlaam dolar. Pembayaran beban dalam dolar AS bekanlah alasan untuk menjadikan sebagai mata uang fungsional. Sementara beban yang bernilai $8 juta untuk tahun 20X7 terjadi dalam dolar AS, pendapatan lebih dari $100 juta didapatkan dalam euro.
  • d.      Pajak AS dan Regulasi SEC. Pertimbangan ini relevan untuk mata uang pelaporan, buakan mata fungsional.

Argumen yang menentukan terhadap penggunaan dolar sebagai mata uang fungsional adalah bahwa dengan melakukannya tidak memberikan informasi yang dalam bahasa FAS 52 “ secara umum sesuai dengan pengaruh ekonomi yang di harapkan akibat perubahan nilai tukar pada arus kas dan ekuitas suatu perusahaan”. Secara khusus, arus kas yang berasal dari kegiatan operasi dari dana sepenuhnya terletak di spanyol setelah transfer awal dana yang dikeluarkan oleh modal dikumpulkan. Dana digunakan untuk membeli dan menjual investasi di Spanyol, dan menerima semua pendapatan dari Spanyol. Jika maa uang fungsionalnya menggunakan euro, fluktuasi mata uang yang di capai hanya diakui ketika uangnya dikembalikan ke Amerika serikat. Praktik yang ada dalam “merealisasikan” laba atau kerugian transaksi ketika, sebagai contoh, kas di Spanyol ditraslasikan untuk investasi yang beli di Spanyol akan salah dan menyesatkan.
            Ambil sebuah contoh. Anggaplah perusahaan menanamkan EUR100.000.000 disebuah bank Spanyol ketika nilai tukarnya adalah EUR1 =$0,8496. Satu minggu kemudian, ketika nilai tukarnya adalah EUR1 = $0,8393, mereka membeli dan membayarkan sebuah investasi sebesar EUR100.000.000, yang dicairkan pada hari yang sama, memutuskan bahwa investasinya tidak bijaksana. Dengan mengabaikan biaya transaksi, mereka memiliki EUR100.000.000 di Madrid pada awal dan akhir minggu. Jika mata uang fungsionalnya adalah euro, tidak ada laba atau rugi yang tidak terealisasikan. Namun, translasi ke dolar menyebabkan kerugian mata uang sebesar $1.030.000, yang hanya akan dicapai ketika jumlahnya dikembalikan ke Amerika Serikat. Hal ini dapat disamakan dengan pembelian saham yang kemudian harganya jatuh. Jika dolar AS merupakan mata uang fungsional, transaksinya akan berakhir dengan kerugian terealisasi sebesar $1.030.000. Hasil ini tidak masuk akal menurut pandangan arus kas mana pun; sebenarnya, hal ini menggaris bawahi bahwa, dengan tujuan mereka, pengaruh pada laba rugi yang dilaporkan dengan menggunakan dolar AS sebagai mata uang fungsional sangat tidak masuk akal.
            Nilai aset bersih di tentukan setiap minggu dalam dolar AS, dan dilaporkan pada pemegang saham dalam dolar AS. Hal ini sepenuhnya sesuai dengan menggunakan dolar AS sebagai mata unag pelaporan yang tepat. Dengan menggunakan dolar sebagai mata uang fungsional menyatakan bahwa ada pilihan yang realistis dan praktis pada setiap transaksi pegerakan antara dolar dan euro. Anggapan ini sangat salah; dana hanya akan mengembalikan modal dasarnya dalam dua kondisi : (1) likuidasi atau (2) sebagai sebuah cara sementara jika hasil Spanyol turun di bawah hasil AS.

DORONGAN UMUM TENTANG FAS 52
            Bahasa FAS 52 menunjukan bahwa penulisnya tidak menuliskan dengan referensi langsung pada situasi seperti pada Offshore Investment Fund, yang merupakan, sebuah perusahaan yang menambahkan uang untuk tujuan tunggal menanamkannya di negara lain. FAS 52 nampaknya di tulis dari sudut pandang perusahaan operasional besar yang memiliki cabang operasional yang terpisah dan jauh.
            FAS 52 menegaskan mata uang fungsional dari sebuah entitas sebagai mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas tersebut beroperasi. Anggaplah yayasan tersebut digabungkan di Malta dan sebagai sebuah entitas terpisah, meminjam dana dari induk perusahaan di AS, penggunaan mata uang setempat akan terjadi dengan sendirinya. Jika hakikatnya adalah untuk menang atas bentuk, seseorang harus menyimpulakan bahwa euro harus tetap digunakan.
            Paragraf 6 dari FAS 52 menyatakan “untuk sebuah entitas dengan operasi yang mandiri dan berada dalam sebuah negara tertentu, mata uang fungsional biasanya adalah mata uang negara tersebut”. Pernyataan ini memperkuat aspek operasional yang mengatur pemilihan mata uang fungsional; sangat salah untuk menyangkal bahwa operasi yayasan dilakukan dimana saja di Spanyol.
            Paragraf 8 memperkuat anggapan bahwa “ penilaian manajemen akan diperlukan untuk menentukan mata uang fungsional dimana hasil-hasil keuangan dan hubungan diukur dengan tingkat relevansi dan reliabilitas tertinggi”.
            Yang terakhir, paragraf 80 dan 81 menarik perbedaan yang sangat jelas yang memperkuat anggapan kita (manajemen). Paragraf 80 berisi :
            Pada kelas pertama adalah operasi yang mandiri dan berada dalam sebuah negara atau lingkungan ekonomi tertentu. Operasi harian tidak bergantung pada lingkungan ekonomi dari mata uang fungsional induk perusahaan; operasi asing hanya menghasilkan dan membelanjakan mata uang asing. Arus kas bersih mata uang asing yang dihasikannya bisa diinvestasikan kembali dan diubah serta diberikan kepada induk perusahaan. Untuk kelas ini, mata uang asing merupakan mata uang fungsional.
            Definisi ini harus dibandingkan dengan paragraf 81, yang menyatakan :
            Pada kelas kedua, operasi harian bergantung pada lingkungan ekonomi mata uang induk perusahaan, dan perubahan pada pengaruh langsung aset dan kewajiaban individu dari entitas asing pada arus kas induk perusahaan dalam mata uang induk perusahaan . Untuk kelas ini, dolar AS merupakan mata uang fungsional.
            Karena tujuan pendanaan negara tunggal adalah untuk menciptakan entitas-entitas kelas pertama alih-alih kelas kedua, paragraf 80 dengan tepat menjelaskan operasi Overseas Invesrment Fund.

Diminta :
  1. Berdasarkan argumen-argumen yang ada, menurut anda apa yang harus menjadi mata uang fungsional dalam kasus ini ?
Jawab :

  •  Translasi mata uang asing: Proses penjabaran jumlah atau hitungan menggunakan satu mata uang yang dipilih oleh nilai tukar antara dua mata uang.

  • Mata uang fungsional : Mata uang utama yang digunakan dalam bisnis dan penghasilan serta penyimpanan uang. Biasanya mata uang satu negara yang dijadikan sebuah acuan dimana diatur dalam buku arsip.

Jadi , berdasarkan argumen-argumen yang ada di atas , menurut kami yang harus menjadi mata uang fungsional dalam kasus ini adalah  dollar AS karena dana yang digunakan terdaftar dalam New York Stock Exchange(bursa saham New York).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar