BAB X
PERDAGANGAN ANTAR NEGARA
Jika suatu Negara ingin mencapai kemakmuran, maka
mutlak negara tersebut harus melakukan perdagangan dengan Negara lainnya.
Beberapa alasan mengapa suatu negara memerlukan negara lain dalam kehidupan ekonominya adalah :
Beberapa alasan mengapa suatu negara memerlukan negara lain dalam kehidupan ekonominya adalah :
a.
Tidak semua
kebutuhan masyarakatnya dapat dipenuhi oeh komuditi yang dihasilkan di dalam
negeri, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut, harus di lakukan impor dari
negara yang memproduksinya. Sebagai contoh meskipun negara arab adalah negara
yang kaya, namun tidak dapat menghasilkan karet untuk bahan baku ban mobil,
sepatu atau sandal. Tentunya untuk memenuhi kebutuhan bahan baku karet tersebut
harus membelinyan dari negara-negara yang menghasilkannya.
b.
Karena
terbatasnya konsumen, tidak semua hasil produksi dapat dipasarkan di dalam
negeri, sehingga perlu dicari pasar diluar negeri. Untuk itulah suatu negara
membutuhkan negara lain untuk perluasan pasar baginproduknya.
c.
Sebagai
sarana untuk melakukan proses alih teknologi. Dengan membeli produk asing suatu
negara dapat mempelajari bagaimana produk tersebut dibuat dan dipasarkan,
sehingga dalam jangka panjang dapat melakukan produksi untuk barang yang sama.
d.
Perdagangan
antar negara ssebagai salah satu cara membina persahabatan dan kepentingen-kepentingan
politik lainnya.
e.
Secara
ekonomis dan matematis perdagangan antar negara dapat mendatangkan tambahan
keunntungan dan efisensi dari dilakukannya tindakan spesialisasibproduksi dari
negara-negara yang memiliki keuntungan mutlak dan keuntungan berbanding.
HAMBATAN – HAMBATAN PERDAGANGAN ANTAR NEGARA
Meskipun setiap negara menyadari bahwa
perdagangan negaranya dengan negara lain harus terlaksana dengan baik, lancar,
dan saling menguntungkan, namun sering kali negara – negara tersebut membuat
suatu kebijaksanaan dalam sektor perdagangan luar negeri yang justru
menimbulkan hambatan dalam proses transaksi perdagangan luar negeri.
Namun demikian, dengan mulai dicetusnya era
perdagangan bebas maka hambatan-hambantan yang selama ini cukup menggelisahkan
akan dicoba untuk dikurangi dan jika mungkin dihapuskan. Adapun bentuk-bentuk
hambatan yang selama ini terjadi di antaranya adalah:
a.
Hambatan Tarif.
Tarif adalah suatu nilai tertentu yang dibebankan kepada suatu komoditi luar negeri tertentu yang akan memasuki suatu negara (komoditi impor ). Tarif sendiri ditentukan dengan jumlah yang berbeda untuk masing- masing komoditi impor.
Tarif adalah suatu nilai tertentu yang dibebankan kepada suatu komoditi luar negeri tertentu yang akan memasuki suatu negara (komoditi impor ). Tarif sendiri ditentukan dengan jumlah yang berbeda untuk masing- masing komoditi impor.
b.
Hambatan
Quota
Quota termasuk jenis hambatan perdagangan luar negeri yang lazim dan sering diterapkan oleh suatu negara untuk membatasi masukkan komoditi impor ke negaranya. Quota sendiri dapat diartikan sebagai tindakan pemerintahan suatu negara dengan menentukan batas maksimal suatu komoditi impor yang boleh masuk ke negara tersebut. Seperti halnya tariff, tindakan quota ini tertentu tidak akan menyenangkan bgi negara pengekspornya. Andonesia sendiri pernah menghadapi quota impor yang diterapkan oleh system perekonomian amerika.
Quota termasuk jenis hambatan perdagangan luar negeri yang lazim dan sering diterapkan oleh suatu negara untuk membatasi masukkan komoditi impor ke negaranya. Quota sendiri dapat diartikan sebagai tindakan pemerintahan suatu negara dengan menentukan batas maksimal suatu komoditi impor yang boleh masuk ke negara tersebut. Seperti halnya tariff, tindakan quota ini tertentu tidak akan menyenangkan bgi negara pengekspornya. Andonesia sendiri pernah menghadapi quota impor yang diterapkan oleh system perekonomian amerika.
c.
Hambatan Dumping
Meskipun karakteristiknya tidak seperti tariff dan quota, namun dumping sering menjadi suatu masalah bagi suatu negara dalam proses perdagangan luar negerinya, seperti yang dialami baru-baru ini dimana industry sepeda Indonesia di tuduh melakukan politik dumping. Dumping sendiri diartikan sebagai suatu tindakan dalam menetapkan harga yang lebih murah diluar negeri dibanding harga didalam negeri untuk produk yang sama.
Meskipun karakteristiknya tidak seperti tariff dan quota, namun dumping sering menjadi suatu masalah bagi suatu negara dalam proses perdagangan luar negerinya, seperti yang dialami baru-baru ini dimana industry sepeda Indonesia di tuduh melakukan politik dumping. Dumping sendiri diartikan sebagai suatu tindakan dalam menetapkan harga yang lebih murah diluar negeri dibanding harga didalam negeri untuk produk yang sama.
d.
Hambatan Embargo
Sejarah membuktikan bahwa suatu negara yang karena tindakannya dianggap melanggar hak asasi manusia, melanggar wilayah kekuasaan suatu negara, akan menerima atau dikenakan sanksi ekonomi oleh negara yang lain (PBB). Akibat dari hambatan yang terakhir ini biasanya lebih buruk dan meluas bagi masyarakat yang terkene sanksi ekonomi dari pada akibat yang ditimbulkan oleh hambatan-hambatan perdagangan lainnya.
Sejarah membuktikan bahwa suatu negara yang karena tindakannya dianggap melanggar hak asasi manusia, melanggar wilayah kekuasaan suatu negara, akan menerima atau dikenakan sanksi ekonomi oleh negara yang lain (PBB). Akibat dari hambatan yang terakhir ini biasanya lebih buruk dan meluas bagi masyarakat yang terkene sanksi ekonomi dari pada akibat yang ditimbulkan oleh hambatan-hambatan perdagangan lainnya.
Dengan demikian pemerintah menerapkan
kebijaksanaan hambatan perdagangan diantaranya adalah:
a.
Tarif dan
quota disamping untuk meningkatkan pendapatan negara dari sector luar negeri,
dipergunakan untuk lebih menyeimbangkan keadan neraca pembayaran yang masih
defisit. Tarif dan quota juga diterapkan untuk melindungi industry dalam negeri
yang masih dalam taraf berkembang, dari serangan komoditi-komoditi asing yang
telah lebih dahulu. Selain itu tariff dan quota juga diterapkan untuk
mempertahankan tingkat kemakmuran yang telah dirasakan dan dinikmati oleh
masyarakat suatu negara.
b.
Dumping
dipergunakan untuk memacu 0perkembangan ekspor lewat kena8ikan permintaan
dikarenakan harga yang murah tersebut.
c.
Sanksi
ekonomi diterapkan lebih dikarenakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang
berkaitan dengan ham,politik,terorisme dan keamanan internasional.
NERACA
PEMBAYARAN LUAR NEGERI INDONESIA
Seperti
halnya bentuk neraca keuangan lazimnya, maka neraca pembayaran luar negeri Indonesia
juga merupakan suatu bentuk pelaporan yang sistematis mengenai segala transaksi
ekonomi yang diakibatkan oleh adanya kebijaksanaan dan kegiatan ekonomi
disektor luar negeri. Dengan demikian dalam neraca ini terdapat pos yang
merupakan arus dana masuk (umumnya ditandai tanda dengan +) dan pos yang
merupakan arus dana keluar (ditandai dengan -)
Namun
demikian secara singkat pos-pos dalam neraca pembayaran luar negeri Indonesia
tersebut dapat dikelompokkan sbb :
1.
Neraca
Perdagangan
Kelompok
transaksi-transaksi yang berkaitan dengan kegiata ekspor dan impor barang, baik
migas maupun non-migas.
2. Neraca Jasa
Kelompok
transaksi-transaksi yang berkaitan dengan ekspor dan impor di bidang jasa.
3. Neraca Berjalan
Hasil
penggabungan dari neraca perdagangan dan neraca jasa. Jika lebih banyak pos
arus kas masuknya (ekspor) maka nilai neraca ini akan berjalan surplus ,begitu
pula sebaliknya.
4. Neraca Lalu-Lintas Modal
Kelompok
pos-pos yang berkaitan dengan lalu-lintas modal pemerintah bersih (selisih
antara pinjaman dan pelunasan hutang pokok) dan lalu-lintas modal swasta
bersih, berikut lalu-lintas modal bersih lainnya yang merupakan selisih
penerimaan penanaman modal asing dengan pembayaran BUMN.
5. Selisih yang belum diperhitungkan
6. Neraca Lalu-Lintas Moneter
Kelompok
pos-pos yang berkaitan dengan perubahan cadangan devisa.
PERAN KURS VALUTA ASING DALAM PEREKONOMIAN LUAR
NEGERI INDONESIA
Kurs valuta asing sering diartikan sebagai
banyaknya nilai mata uang suatu negara (rupiah misalnya) yang harus dikorbankan
atau dikeluarkan untuk mendapatkan satu unit mata uang asing (dolar). sehingga
dengan kata lain jika kita gunakan contoh rupiah dan dolar maka kurs valuta
asing adalah nilai tukar yang menggambarkan banyaknya rupiah yang harus
dikeluarkan untuk mendapat satu unit dolar dalam kurun waktub tertentu.
Masalah kurs valuta asing mulai muncul ketika
transaksi ekonomi sudah mulai melibatkan dua negara (mata uang) atau lebih,
tentunya sebai alat untuk menjembatani perbedaan mata uang dimasing-masing
negara.
Beberapa istilah yang biasanya berkaitan dengan kurs valuta asing tersebut yaitu
Beberapa istilah yang biasanya berkaitan dengan kurs valuta asing tersebut yaitu
1.
Depresiasi
adalah turunnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing
2. Afresiasi adalah naiknya nilai tukar rupiah
terhadap mata uang asing.Dengan demikian jika rupiah mengalami defresiasi
(mengalami penurunan nilai maka mata uang dolar akan mengalami afresiasi.
3. Spot rate adalah nilai tukar yang masa berlakunya
hanya dalam waktu 2×24 jam saja. Sehingga jika sudah melewati batas waktu diatas
maka nilai tukar tersebut sudah tidak berlaku lagi.
Sumber
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar